Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DALAM dua bulan terakhir, beberapa negara Asia Tenggara, termasuk Kamboja, Indonesia, Malaysia, dan Filipina, memutuskan untuk mengirim kembali ratusan kontainer yang berisi limbah plastik ilegal ke Australia, Kanada, Prancis, Jerman, Hong Kong, dan Amerika Serikat.
Pemerintah Indonesia bahkan membawa isu sampah ilegal atau yang dilabeli keliru sebagai bisa didaur ulang namun nyatanya tidak dalam pertemuan di tingkat ASEAN Agustus lalu.
Dimintai komentar perihal ini, Pelaksana Tugas (Plt) Juru Bicara Kementerian Luar Negeri RI, Teuku Faizasyah, mengatakan, Menlu Retno Marsudi telah menginisiasi dikeluarkannya pernyataan terpisah atau tersendiri mengenai isu sampah dalam pertemuan tingkat ASEAN beberapa waktu lalu. Inisiatif Indonesia pun disambut dan didukung penuh oleh seluruh negara anggota.
Baca juga: Topan Faxai Kacaukan Jaringan Transportasi Tokyo
"Jadi dari sisi diplomasi Indonesia sudah melakukan langkah ini di tingkat ASEAN. Itu dulu yang bisa saya sampaikan," ujar Faizasyah kepada Media Indonesia, Senin (9/9).
Ditanya apakah para dubes dari negara asal sampah sudah dipanggil ke Pejambon, ia menolak berkomentar lebih lanjut. Para menlu ASEAN bersama-sama menyatakan penolakan pemerintah mereka terhadap perpindahan lintas batas ilegal limbah berbahaya, yang sebagian besar dikirim ke Asia Tenggara dari negara-negara maju.
Mereka, dalam pernyataan yang dikeluarkan pada serangkaian pertemuan tahunan, juga menyatakan keprihatinan serius atas dampak buruk limbah tersebut terhadap kesehatan manusia dan lingkungan di kawasan tersebut. (OL-1)
Persoalan sampah merupakan tanggung jawab bersama seluruh unsur.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan rencana pembangunan PLTSa di Sunter, Rorotan, Bantargebang, dan Jakarta Barat.
Masaaki Okamoto menyebut pertumbuhan ekonomi, digitalisasi, serta urbanisasi yang pesat menjadi faktor utama meningkatnya produksi dan maraknya konsumsi plastik di dunia.
Salah satu lokasi tepat sasaran untuk kegiatan korve atau kerja bakti menjaga kebersihan lingkungan yang dipilih yakni ruang terbuka hijau di sekitar areal eks MTQ.
sudah ada inovasi dalam mengatasi masalah sampah dalam skala rumah tangga hingga satu desa.
Menurutnya, saling bantu antara daerah ini perlu dilakukan guna memudahkan menyelesaikan sebuah permasalahan.
Kemenlu RI bekerja sama dengan KBRI Phnom Penh memfasilitasi kepulangan gelombang ketiga warga negara Indonesia atau pekerja migran Indonesia bermasalah sektor penipuan daring dari Kamboja.
PEMERINTAH Indonesia melalui Kementerian Luar Negeri mengecam keras rangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina, yang terus berulang.
Kementerian Luar Negeri RI menyatakan terus memantau perkembangan kasus virus Nipah di India, khususnya di negara bagian Benggala Barat, India timur.
MENTERI Luar Negeri RI Sugiono menyatakan bahwa Board of Peace (Dewan Perdamaian) merupakan inisiatif internasional yang muncul untuk menciptakan perdamaian di Jalur Gaza, Palestina.
Pemulangan 96 Warga Negara Indonesia/Pekerja Migran Indonesia (WNI/PMI) dari Arab Saudi dilakukan sebagai bagian dari upaya pelindungan negara.
Kemlu terus berupaya memantau situasi keamanan secara intensif dan meminta seluruh WNI untuk meningkatkan kewaspadaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved