Senin 09 September 2019, 18:20 WIB

Topan Faxai Kacaukan Jaringan Transportasi Tokyo

Melalusa Susthira K | Internasional
Topan Faxai Kacaukan Jaringan Transportasi Tokyo

AFP
Topan Faxai landa Tokyo, Jepang

 

TOPAN Faxai yang melanda Tokyo sejak Senin (9/9) dini hari menyebabkan gangguan besar pada jaringan transportasi ibu kota Jepang tersebut. Dengan kecepatan putaran angin mencapai 210 kilometer per jam, Faxai membuat kekacauan saat jam sibuk di pagi hari Tokyo. Di mana terjadi penundaan layanan kereta api dan ratusan penerbangan pesawat dibatalkan.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) mengatakan, Topan Faxai mendarat dekat Kota Chiba, sebelah timur Tokyo, sekitar pukul 05.00 pagi waktu setempat. Ketika Faxai mulai mendekat, peringatan evakuasi tidak wajib dikeluarkan kepada lebih dari 390.000 orang penduduk di Prefektur Kanagawa, Shizuoka, dan Tokyo.

Hal tersebut mendorong Sistem kereta api Timur Jepang menghentikan layananannya pada jam-jam awal beroperasi. Bersamaan dengan itu, jalur lintasan kereta api juga dilakukan pengecekan akibat pohon-pohon yang tumbang dan puing-puing lainnya.

Faxai juga menyebabkan penundaan dan penghentian jalur kereta bawah tanah menuju ke beberapa stasiun yang kerap dipadatai, di kota metropolitan yang dihuni 36 juta orang tersebut. Layanan kereta peluru juga sempat ditunda selama topan menerjang, meskipun saat ini telah kembali beroperasi dengan jadwal layanan yang berkurang.

Sementara itu, layanan kereta api yang menuju atau dari Bandara Internasional Narita dihentikan, sehingga bus dan taksi menjadi satu-satunya opsi tersisa bagi mereka yang tiba atau hendak terbang keluar menggunakan pesawat. Beberapa jalan juga tertutup akibat pohon-pohon yang tumbang.

Jepang kerap dilandai badai tropis hebat dan topan selama akhir musim panas dan musim gugur. Adapun musim topan tahun ini bertepatan dengan diselenggarakannya Piala Dunia Rugbi di Jepang. Di mana untuk pertama kalinya turnamen ragbi akan diselenggarakan di Asia, yang diyakini akan menarik lebih dari 400.000 wisatawan asing untuk datang ke Jepang.

Namun, selain menyebabkan 138 penerbangan domestik dibatalkan, Topan Faxai juga menyebabkan kedatangan tim nasional ragbi asal Australia, Wallabies, menjadi tertunda. Pasukan Wallabi direncanakan tiba di Tokyo pada Senin (9/9) menjelang Piala Dunia Rugbi yang akan dilangsungkan pada 20 September hingga 2 November mendatang.


Baca juga: Topan Faxai Tewaskan Satu Orang di Jepang


Pasukan Wallabi mendapati bahwa persiapan mereka menjadi terganggu akibat datangnya Topan Faxai. Meskipun demikian, tim nasional rugbi Prancis berhasil tiba di kamp pelatihan mereka yang terletak di dekat Gunung Fuji nyaris sebelum badai menyerang.

Pada pertengahan Senin, Faxai telah bergerak kembali ke lepas pantai menuju timur laut jauh dari Jepang, kembali menuju Pasifik. Meskipun demikian, badan cuaca memperingatkan bahwa risiko  tanah longsor masih mungkin terjadi di wilayah Chiba serta Fukushima Utara saat badai menjauhi daratan.

Peraturan turnamen menyatakan bahwa jika karena cuaca buruk pertandingan harus dibatalkan, maka hasilnya akan dianggap seri. Hal tersebut senantiasa berdampak besar untuk pertandingan yang ditenggarai bakal berlangsung dengan kompetitif.

Faxai menjadi topan terkuat di Tokyo dalam satu dekade terakhir. Polisi telah mengkonfirmasi dua orang tewas akibat topan tersebut, yakni seorang wanita berusia lima puluhan di Tokyo dan seorang pria lanjut usia di Prefektur Chiba. Selain itu, Kantor Berita Kyodo melaporkan sedikitnya 30 orang terluka akibat terkena imbas Faxai di beberapa wilayah di Jepang.

Faxai juga telah memicu pemadaman listrik di 910 ribu rumah di Tokyo pada Senin (9/9) pagi. Media lokal melaporkan sedikitnya 10 rumah di Shizuoka rusak diterjang Topan Faxai, yang juga membuat banyak mobil warga terguling di beberapa ruas jalan. Di tempat lain, rangka bangunan dan terpal pelindung yang digantung guna menjaga puing-puing konstruksi bangunan menjadi koyak dan kisut akibat terpaan Faxai. 

Sebelumnya, topan kuat Krosa menyerang Jepang barat dengan disertai angin kencang dan hujan deras, yang menyebabkan satu nyawa terenggut pada pertengahan Agustus lalu. Sementara itu pada akhir Agustus, hujan deras menyebabkan tiga orang tewas ketika banjir besar juga melanda wilayah Jepang barat. (AFP/OL-1)

Berita Terkini

Read More

Poling

Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) menggunakan sistem zonasi menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Setujukah Anda dengan kebijakan zonasi tersebut?





Berita Populer

Read More