Headline
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.
Kumpulan Berita DPR RI
NASA telah menyatakan keinginan mereka untuk kembali mengirimkan astronaut ke Bulan pada 2024. Kini, Badan Antariksa Amerika Serikat (AS) itu mengonfirmasi target mereka untuk mengirimkan manusia ke Mars pada 2033.
Administrator NASA Jim Bridenstine, Selasa (2/4), mengatakan untuk mencapai target itu, program-program NASA lainnya, termasuk pengiriman astronaut ke Bulan harus segera dilakukan.
"Kami ingin mewujudkan pendaratan ke Mars pada 2033," ujar Bridenstine di hadapan Kongres AS.
"Kita bisa memajukan pendaratan di Mars dengan mempercepat pendaratan di Bulan. Bulan akan menjadi lahan pembuktian kami," imbuh mantan anggota Kongres AS dari Partai Republik yang ditunjuk menjadi pemimpin NASA oleh Presiden Donald Trump.
Baca juga: Satelit NASA Temukan Planet Mirip Saturnus
NASA tengah berlomba untuk mewujudkan target Trump untuk mengirimkan astronaut ke Bulan pada 2024, lebih cepat empat tahun dari target sebelumnya.
Target baru itu sangat penting karena terjadi di tahun terakhir masa jabatan kedua Trump di Gedung Putih, jika dia terpilih kembali.
Banyak pakar khawatir NASA tidak bisa memenuhi tenggat itu mengingat adanya penundaan dalam pengembangan sistem roket terbaru mereka, Space Launch System, yang tengah dikembangkan oleh Boeing. (AFP/OL-2)
Pandora, teleskop luar angkasa terbaru NASA, resmi memasuki fase operasional usai diluncurkan pada Januari 2026.
Para astronom kini berburu tanda-tanda kehidupan di 6.000 exoplanet. Mulai dari deteksi gas atmosfer hingga misi masa depan NASA, inilah cara kita menjawab apakah Bumi itu unik.
Teleskop James Webb menampilkan detail baru Nebula Helix, memperlihatkan struktur gas, debu, dan akhir kehidupan bintang dengan resolusi inframerah tinggi.
Setelah 27 tahun berkarir dan mencetak berbagai rekor, astronot NASA Suni Williams resmi pensiun. Misi Boeing Starliner menjadi penutup karir ikoniknya.
Program Artemis tidak hanya bertujuan untuk mendaratkan manusia, tetapi juga membangun fondasi kehadiran jangka panjang di Bulan.
Fenomena astronomi langka akan kembali terjadi: Gerhana Matahari Total diprediksi melintasi sejumlah wilayah Eropa hingga kawasan Arktik pada 12 Agustus 2026.
Mars sejak lama dijuluki Planet Merah. Julukan ini sudah dikenal sejak zaman kuno, ketika berbagai peradaban mengamati langit malam dan melihat Mars bersinar dengan warna kemerahan.
Waktu di planet Mars berjalan sedikit lebih cepat dibandingkan Bumi akibat perbedaan gravitasi dan lintasan orbit. Apa dampaknya bagi manusia, teknologi, dan misi antariksa?
Mars memiliki gravitasi yang jauh lebih lemah dibandingkan Bumi, sekitar lima kali lebih kecil. Selain itu, Mars juga berada lebih jauh dari Matahari
Eksplorasi Mars terancam kontaminasi mikroorganisme Bumi. Ilmuwan menemukan bakteri dan organisme tangguh yang mampu bertahan di luar angkasa.
Mars tidak hanya berbeda dengan Bumi dari segi warna dan jaraknya saja, tetapi juga dari cara waktunya berjalan
Mars Reconnaissance Orbiter (MRO) milik NASA baru saja mencatat tonggak sejarah dengan menangkap 100.000 foto permukaan Mars melalui kamera canggih HiRISE.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved