Headline
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.
Kumpulan Berita DPR RI
PARLEMEN Inggris pada hari Jumat (29/3) menolak kesepakatan keluarnya Inggris dari Uni Eropa untuk ketiga kalinya.
Hal ini berakibat penundaan kembali Brexit atau upaya kesepakatan yang tanpa hasil dalam dua minggu ke depan. Demikian dikutip melalui AFP, Jumat (23/9)
Anggota parlemen di dewan rakyat menentang permohonan May untuk mengakhiri kebuntuan politik yang telah menjerumuskan Inggris ke dalam krisis poltik tersebut.
May kalah dalam pemungutan suara di parlemen. Usulnya hanya didukung oleh 286 anggota parlemen. Sedangkan 344 lainnya menolak.
Ini adalah pukulan lain bagi seorang perdana menteri yang kehilangan kendali atas pemerintahannya dari proses Brexit. Apalagi setelah dia menawarkan untuk berhenti jika para anggota parlemen mendukung kesepakatan itu.
Inggris seharusnya meninggalkan Uni Eropa pada Jumat, (29/3) dan menjadi "Hari Kemerdekaan" yang telah lama digembar-gemborkan. Akan tetapi karena rencana ini dihadapkan dengan kekacauan yang terjadi di Westminster, May meminta kelonggaran waktu kepada para pemimpin Eropa pekan lalu.
Dia sekarang harus bersiap menghadapi Uni Eropa dalam beberapa hari mendatang untuk menjelaskan kepada Uni Eropa langkah-langkah Ingris selanjutnya.
Baca juga : Khawatir Penundaan Brexit, Ribuan Orang di London 'Long March'
Salah satu keputusan penting yang harus diambil adalah mengenai hubungan antara Inggris dan Uni Eropa di masa depan.
Uni Eropa telah menetapkan tenggat waktu hingga 12 April mendatang untuk sebuah keputusan, dengan dua opsi yang mungkin, yaitu Inggris pergi tanpa kesepakatan sama sekali. Opsi kedua ialah menyetujui perpanjangan jangka panjang untuk memberikan waktu bagi pendekatan baru, dalam menjalin hubungan ekonomi dengan Uni Eropa.
May mengatakan tidak bisa meminta para pemilih untuk mengambil bagian dalam pemilihan Parlemen Eropa yang akan datang, setelah tiga tahun mereka memberikan suara dalam referendum 2016 untuk meninggalkan Uni Eropa.
Sejumlah pihak ingin Inggris benar-benar keluar dari Uni Eropa tanpa kesepakatan apa pun, satu langkah yang memicu kekhawatiran para pebisnis.
Anggota parlemen telah berulang kali memberikan suara menentang hal ini karena takut menimbulkan bencana ekonomi jika Inggris memutuskan hubungan dengan mitra dagang terdekatnya tanpa ada rencana. (OL-8)
PRESIDEN Prancis Emmanuel Macron menyerukan kebangkitan Eropa untuk memperkuat perlindungan kedaulatan, menyusul ancaman Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump.
MEMASUKI awal 2026, dunia dikejutkan oleh tindakan unilateral Amerika Serikat yang sangat drastis di kawasan Karibia.
Presiden memerintahkan agar segera dibentuk tim kajian untuk menganalisis persoalan pengelolaan air secara menyeluruh.
PRESIDEN Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan pada Rabu (21/1) bahwa beberapa wilayah di Eropa tidak lagi dapat dikenali. Benua itu disebutnya tidak menuju ke jalan yang benar.
PEMERINTAH Amerika Serikat meminta negara-negara Eropa tidak bereaksi emosional terhadap rencana Presiden Donald Trump terkait Greenland.
Buntut ancaman Trump soal Greenland, Parlemen Eropa berencana menunda persetujuan kesepakatan tarif Juli lalu. Ancaman perang dagang kembali hantui pasar global.
Presiden Prabowo Subianto menggelar pertemuan khusus dengan sejumlah menteri Kabinet Merah Putih di kediamannya di Hambalang, Bogor, Jawa Barat, Selasa (27/1).
Presiden Prabowo Subianto menegaskan komitmen pemerintah terhadap masa depan anak-anak Indonesia dalam UK-Indonesia Education Roundtable di London.
PEMERINTAH Indonesia dan Inggris memperkuat kerja sama investasi di sektor maritim melalui pembangunan ribuan kapal nelayan dan pengembangan kampung nelayan.
Proyek percontohan pertama untuk memobilisasi sumber pembiayaan baru ke dalam sistem taman nasional, dilakukan di Taman Nasional Way Kambas, Provinsi Lampung, Sumatra
Presiden Prabowo Subianto berhasil mengamankan komitmen investasi dari Inggris senilai 4 miliar pound sterling atau sekitar Rp90 triliun.
BANK sentral Iran tampaknya menggunakan sejumlah besar mata uang kripto yang didukung oleh politikus Inggris, Nigel Farage, yaitu stablecoin Tether.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved