Headline

BEI sempat hentikan sementara perdagangan karena IHSG terkoreksi 8%.

Kemenlu Benarkan Dua WNI Disandera Kelompok Militan

Sonya Michaella
21/2/2019 06:29
Kemenlu Benarkan Dua WNI Disandera Kelompok Militan
Direktur Perlindungan WNI dan BHI Kementerian Luar Negeri, Lalu Muhammad Iqbal(Medcom.id/Sonya Michaella)

KEMENTERIAN Luar Negeri RI mengonfirmasi ada dua Warga Negara Indonesia (WNI) yang disandera kelompok militan. Kedua WNI itu berasal dari Wakatobi, Sulawesi Tenggara.

"Keduanya diculik kelompok bersenjata Filipina Selatan saat bekerja menangkap ikan di perairan Sandakan, Sabah, Malaysia, pada 5 Desember 2018 bersama satu WN Malaysia," kata Direktur Perlindungan WNI dan Badan Hukum Indonesia Kemenlu RI Lalu Muhamad Iqbal, Rabu (20/2).

Sejak diterimanya laporan penculikan, lanjut Iqbal, Kemenlu RI telah berkomunikasi dengan keluarga kedua WNI di Wakatobi dan secara berkala menyampaikan update perkembangan upaya pembebasan.

"Pemerintah terus melakukan upaya-upaya dalam rangka pembebasan kedua WNI dari penyanderaan," ujar Iqbal.

Baca juga: Mantan Bankir Harus Selesaikan Proses Hukum di Malaysia

Kasus ini adalah penculikan ke-11 yang dilakukan terhadap WNI di perairan Sabah, Malaysia, oleh kelompok bersenjata di Filipina Selatan.

Video semacam ini selalu disebarkan penyandera dalam setiap kasus penyanderaan untuk menekan keluarga.

Berita ini diketahui setelah ada sebuah video yang beredar yang menampilkan dua WNI ini tengah berada di bawah ancaman senjata tajam dengan para militan di belakangnya.

Disanderanya dua WNI ini bersamaan dengan dengan hari bebasnya sandera lainnya yakni Usman Yunus. (Medcom/OL-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya