Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini

Media Indonesia
08/2/2026 21:22
Lebih Awal, Arab Saudi Mulai Terbitkan Visa Haji 2026 Hari Ini
Jamaah haji selesaikan rangkaian ibadah haji.(Dok. Antara)

HARI ini, Minggu, (8/2) yang bertepatan dengan 20 Syaban 1447 H, pemerintah Arab Saudi resmi mulai menerbitkan visa haji 2026 atau 1447 Hijriah. Penerbitan visa ini dilakukan lebih awal dibandingkan tahun-tahun sebelumnya, sebagai bagian dari percepatan persiapan penyelenggaraan ibadah haji.

Dilansir dari laman resmi Himpuh, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi menyatakan, penerbitan visa haji 2026 dilakukan lebih awal bertujuan meningkatkan kesiapan layanan dan memastikan kenyamanan jemaah haji sekitar empat bulan sebelum puncak pelaksanaan ibadah. Langkah ini juga sejalan dengan target peningkatan kualitas layanan haji dalam kerangka Visi Arab Saudi 2030.

Dalam keterangan resminya, Kementerian Haji dan Umrah Arab Saudi mengungkapkan bahwa seluruh kontrak layanan di kawasan suci bagi jemaah haji internasional telah diselesaikan 100 persen. Selain itu, kontrak akomodasi di Mekah juga telah dirampungkan melalui platform Nusk. Selain itu, koordinasi dengan kantor urusan haji serta para penyedia layanan, baik di dalam maupun luar Arab Saudi, masih terus dilakukan guna memastikan seluruh aspek operasional berjalan optimal.

Penerbitan visa haji sejak dini ini dinilai sebagai langkah proaktif dalam perencanaan musim haji 2026. Pemerintah Arab Saudi berharap kebijakan tersebut dapat menciptakan penyelenggaraan haji yang lebih tertata, efisien, serta mampu memberikan pelayanan terbaik bagi jutaan jemaah dari seluruh dunia.

Hingga saat ini, tercatat sekitar 750.000 calon jemaah haji telah melakukan pendaftaran. Dari jumlah tersebut, paket haji untuk sekitar 30.000 jemaah telah dipesan langsung dari negara asal masing-masing.

Selain itu, Arab Saudi juga telah menyiapkan sekitar 485 tenda atau kamp bagi jemaah internasional di kawasan Arafah, Muzdalifah, dan Mina. Sementara itu, sebanyak 73 kantor urusan haji dari berbagai negara telah menyelesaikan kontrak dasar layanan. (H-3)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya