Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Kemenhaj Tingkatkan Layanan Haji 2026, Ruang Jemaah di Mina-Arafah Diperluas

Akmal Fauzi
15/1/2026 14:08
Kemenhaj Tingkatkan Layanan Haji 2026, Ruang Jemaah di Mina-Arafah Diperluas
Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, saat meninjau aktivitas pagi peserta Diklat calon Petugas Haji 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (15/1).(Dok. MI/Akmal Fauzi)

KEMENTERIAN Haji dan Umrah (Kemenhaj) memastikan adanya peningkatan layanan bagi jemaah haji di khususnya saat layanan Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) pada pelaksanaan ibadah haji 1447 H/2026 M. Peningkatan untuk pelaksanaan haji 2026 ini terutama terkait dengan perluasan rasio ruang tenda jemaah.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kemenhaj, Puji Raharjo, mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyiapkan skema penambahan luas area personal bagi jemaah haji. Nantinya, jemaah akan memperoleh ruang akomodasi seluas 1 meter persegi per orang saat menempati tenda di Mina dan Arafah.

"Insya Allah nanti ini ada peningkatan layanan, di sana kalau selama ini 0,8 meter nah insya Allah per jemaah itu dapat space sekitar 1 meter jadi ada tambahan 20 cm," kata Puji Raharjo saat meninjau aktivitas pagi peserta Diklat calon Petugas Haji 2026 di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta, Kamis (15/1).

Peningkatan rasio ruang dari 0,8 meter persegi menjadi 1 meter persegi ini dinilai sebagai langkah signifikan dalam merespons persoalan kepadatan jemaah yang kerap menjadi tantangan utama dalam penyelenggaraan ibadah haji setiap tahunnya.

"Tambahan ini mudah-mudahan bukan sekedar tambahan luas tapi juga bagian dari tambahan peningkatan layanan."
Ia juga menyampaikan bahwa seluruh persiapan layanan haji di Arab Saudi terus berjalan sesuai rencana atau on the track.

Lebih lanjut, Puji Raharjo mengingatkan bahwa jemaah haji merupakan tamu Allah yang harus dilayani dengan penuh tanggung jawab dan ketulusan. Oleh karena itu, para Petugas Haji dituntut memiliki kepekaan, kerja tim yang solid, serta komitmen untuk menyelesaikan setiap persoalan jemaah secara cepat dan tepat.

“Tanggung jawab kita adalah tanggung jawab atas nama bangsa Indonesia yang sedang kita emban," ujarnya.

Kegiatan Diklat Petugas Haji 2026 menjadi bagian penting dalam mempersiapkan petugas yang kompeten, berintegritas, dan berorientasi pada pelayanan. Melalui pembekalan ini, diharapkan seluruh Petugas Haji memiliki pemahaman yang sama bahwa keberhasilan penyelenggaraan ibadah haji diukur dari kepuasan serta perlindungan terhadap jemaah haji.  (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya