Headline

Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.

Ini Rumus Hidup Panjang ala Ilmuwan: Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Tubuh Lebih Awet

Intan Safitri
15/1/2026 12:15
Ini Rumus Hidup Panjang ala Ilmuwan: Kebiasaan Sehari-hari yang Bikin Tubuh Lebih Awet
Ilustrasi(freepik)

UPAYA memperpanjang usia tidak lagi hanya dibahas dalam konteks harapan hidup, tetapi juga kualitas hidup di usia lanjut. Dalam sejumlah penelitian kesehatan terbaru, para ilmuwan mulai merumuskan pola yang dinilai berperan besar dalam menjaga tubuh tetap sehat lebih lama. Rumus yang dimaksud bukan formula instan, melainkan kombinasi kebiasaan yang konsisten.

Alih-alih menjanjikan umur panjang lewat satu metode tunggal, sains justru menunjukkan penuaan dipengaruhi banyak faktor, yang saling berkaitan.

Aktivitas Fisik yang Konsisten

Para peneliti sepakat  aktivitas fisik rutin menjadi salah satu kunci utama usia panjang. Aktivitas ini tidak harus berupa olahraga berat. Gerakan sederhana seperti berjalan kaki, peregangan, atau latihan kekuatan ringan sudah cukup memberi dampak positif bagi jantung, otot, dan metabolisme tubuh.

Orang yang tetap aktif di usia dewasa dan lanjut usia cenderung memiliki risiko lebih rendah terhadap penyakit jantung, diabetes, dan gangguan mobilitas. Konsistensi menjadi faktor penting, bukan intensitas.

Pola Makan Berbasis Nutrisi Alami

Penelitian juga menyoroti pola makan sebagai faktor penentu umur panjang. Diet yang menekankan konsumsi sayuran, buah, kacang-kacangan, dan biji-bijian dinilai membantu mengurangi peradangan dalam tubuh. Lemak sehat dari ikan dan minyak nabati juga berperan dalam menjaga fungsi organ.

Selain itu, ilmuwan menilai cara dan waktu makan ikut memengaruhi kesehatan jangka panjang. Pola pembatasan kalori atau jeda makan tertentu memberi kesempatan tubuh melakukan proses perbaikan sel.

Peran Kesehatan Usus

Kesehatan mikrobioma usus kini menjadi topik penting dalam riset penuaan. Komposisi bakteri baik di usus berpengaruh pada sistem imun, pencernaan, hingga fungsi otak. Asupan serat yang cukup dan konsumsi makanan minim proses dinilai membantu menjaga keseimbangan tersebut.

Penelitian Medis Masih Berjalan

Di luar gaya hidup, ilmuwan juga menguji obat-obatan yang berpotensi memperpanjang usia sehat. Beberapa di antaranya menunjukkan hasil menjanjikan pada studi laboratorium dan hewan. Namun para peneliti menegaskan temuan ini masih dalam tahap uji dan belum bisa diterapkan secara luas.

Tidak Ada Jalan Pintas

Kesimpulan dari berbagai penelitian ini relatif jelas. Tidak ada rumus cepat untuk menambah usia. Umur panjang lebih banyak ditentukan oleh kebiasaan sehari-hari yang dijalani secara konsisten. Menjaga tubuh tetap aktif, makan dengan sadar, dan rutin memantau kesehatan masih menjadi pendekatan paling masuk akal untuk hidup lebih panjang dan tetap sehat. (Harvard Health/Science News Today/Z-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Thalatie Yani
Berita Lainnya