Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
TAHUN baru kerap menjadi momentum “New Year, New Me”, termasuk untuk memulai resolusi diet dan hidup sehat. Namun, tidak sedikit resolusi diet yang kandas di tengah jalan. Agar diet 2026 tidak sekadar wacana, penting memahami penyebab kegagalan sekaligus menerapkan strategi yang tepat dan berkelanjutan.
Banyak orang gagal menjalani diet bukan karena kurang niat, melainkan kesalahan strategi. Berikut beberapa penyebab umum resolusi diet tidak bertahan lama:
Menargetkan penurunan berat badan ekstrem, seperti turun 10 kg dalam sebulan, justru memicu stres dan menurunkan motivasi.
Mengubah pola makan dan olahraga secara mendadak sulit dipertahankan, baik secara fisik maupun mental.
Berat badan yang fluktuatif sering membuat seseorang cepat menyerah, padahal progres kesehatan tidak selalu terlihat dari angka.
Penggunaan obat pelangsing atau diet ekstrem berisiko bagi kesehatan jangka panjang.
Tidak semua metode diet yang viral di media sosial sesuai dengan kebutuhan gizi dan kondisi tubuh setiap individu.
Kualitas tidur yang buruk dapat mengganggu hormon lapar, sehingga meningkatkan keinginan mengonsumsi makanan manis dan berlemak.
Agar resolusi diet 2026 berjalan konsisten, berikut langkah-langkah yang bisa diterapkan:
Mulailah dengan perubahan kecil dan bertahap. Penurunan berat badan yang sehat berkisar 2–4 kg per bulan. Target yang masuk akal akan lebih mudah dicapai dan dipertahankan.
Konsultasikan kebutuhan gizi dengan ahli gizi untuk membuat meal plan sesuai kondisi tubuh. Lakukan meal preparation agar terhindar dari godaan makanan cepat saji saat sibuk.
Gunakan piring lebih kecil untuk membantu mengatur porsi. Prioritaskan makanan tinggi serat dan protein agar kenyang lebih lama, serta seimbangkan karbohidrat kompleks dan lemak sehat.
Pilih olahraga yang disukai, seperti jalan kaki, yoga, atau bersepeda, agar konsistensi terjaga. Aktivitas fisik berperan penting dalam menunjang keberhasilan diet.
Lingkungan yang mendukung, baik keluarga maupun komunitas, sangat membantu. Ubah mindset bahwa diet bertujuan untuk hidup lebih sehat, bukan sekadar menurunkan berat badan. Jika sesekali melenceng, cukup kembali ke jalur tanpa menyalahkan diri sendiri.
Tidur cukup selama 7-9 jam per hari membantu menjaga metabolisme tubuh. Gunakan jurnal atau aplikasi untuk mencatat asupan makanan dan aktivitas fisik sebagai bahan evaluasi.
Agar lebih terarah, berikut contoh fokus resolusi diet per periode:
Fokus konsumsi sayur, protein, minum air putih minimal 8 gelas, dan tidur cukup 7 jam.
Tambahkan konsumsi buah dan mulai aktif bergerak, seperti jalan kaki atau olahraga ringan.
Tingkatkan frekuensi olahraga dari 1 kali menjadi 3 kali per minggu dan batasi minuman manis.
Kurangi makanan cepat saji, mulai latihan kekuatan, serta rutin melakukan meditasi.
Perubahan kecil yang dilakukan secara konsisten setiap bulan akan membantu membentuk gaya hidup sehat jangka panjang, bukan sekadar resolusi sesaat. (Kementerian Kesehatan RI/WRP/Z-10)
Lebih dari sekadar penurunan fisik, tren diet ekstrem yang diikuti tanpa memperhatikan kesehatan mental dan kondisi tubuh justru berpotensi menimbulkan dampak negatif.
Berat badan aktor Channing Tatum turun drastis saat syuting film Roofman. Membuat khawatir kru film.
Dwayne “The Rock” Johnson tampil lebih ramping di Festival Film Venesia usai turun 28 kg demi peran Mark Kerr. Ini rahasianya.
Kompetisi Merdeka dari Buncit telah diselenggarakan selama 2 tahun berturut-turut dan menarik peminat hingga ribuan peserta.
Sebuah studi di Inggris mengungkapkan konsumsi makanan rumahan membuat turun berat badan dua kali lebih banyak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved