Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

500 Vaksin HPV Gratis, Upaya Konkret Lindungi Perempuan Indonesia

M Iqbal Al Machmudi
24/12/2025 11:38
500 Vaksin HPV Gratis, Upaya Konkret Lindungi Perempuan Indonesia
Ilustrasi pemberian vaksin(AFP/Kazuhiro Nogi)

DALAM rangka memperingati Hari Ibu sekaligus mendukung agenda perlindungan kesehatan perempuan menuju 500 Tahun Kota DKI Jakarta, SPRIN (Selamatkan Perempuan Indonesia) bersama PP POGI dan para pemangku kepentingan menyelenggarakan vaksinasi HPV (Human Papillomavirus) gratis bagi 500 perempuan di Lapangan Banteng, Jakarta, Selasa (23/12).

Wakil Menteri Kesehatan, Benjamin Paulus Oktavianus, menegaskan infeksi HPV merupakan penyebab utama kanker leher rahim, salah satu kanker dengan tingkat kematian tertinggi pada perempuan Indonesia.

"Kanker leher rahim sangat berbahaya dan angka kematiannya tinggi. Dengan vaksinasi HPV yang lengkap, efektivitas pencegahan bisa mencapai lebih dari 90%," kata Benny sapaan akrabnya.

Ia juga mengingatkan masyarakat mengenai program nasional vaksinasi HPV gratis bagi anak perempuan kelas 5 dan 6 sekolah dasar yang telah berjalan sejak 2023.

"Ini program nasional dan gratis. Tolong para ibu ingatkan tetangga dan keluarga, karena ini investasi kesehatan jangka panjang bagi anak-anak perempuan kita," ungkapnya.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyampaikan bahwa kanker serviks masih menjadi persoalan kesehatan publik yang memerlukan upaya pencegahan berkelanjutan dan kolaboratif. "Setiap 25 menit, satu perempuan Indonesia meninggal akibat kanker serviks. Fakta ini menjadi pengingat bahwa pencegahan tidak bisa ditunda," ucap Pramono.

Ia menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi DKI Jakarta melalui penyediaan layanan cek kesehatan gratis di fasilitas kesehatan, vaksinasi HPV bagi siswa kelas 5 dan 6 SD, serta layanan kesehatan terintegrasi melalui Pasukan Putih untuk menjangkau kelompok rentan.

"Pencegahan penyakit adalah investasi jangka panjang bagi kesehatan perempuan, keluarga, dan generasi penerus bangsa. Karena itu kegiatan vaksinasi HPV gratis hari ini sangat penting dan perlu terus dilanjutkan," ujarnya.

Ketua Umum PP POGI, Budi Wiweko, menekankan bahwa kematian akibat kanker serviks sejatinya dapat dicegah melalui pendekatan komprehensif yang mencakup vaksinasi dan deteksi dini.

“Hampir 90% kanker serviks dapat dicegah. Karena itu, vaksinasi 500 perempuan hari ini merupakan langkah strategis dalam melindungi kesehatan perempuan Indonesia,” ucap Budi.

Ia juga mengapresiasi kolaborasi lintas sektor yang terbangun melalui gerakan SPRIN. “Belajar dari COVID-19, masalah besar hanya bisa diselesaikan bersama. Menyelamatkan perempuan berarti menyelamatkan bangsa,” pungkasnya.(M-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik