Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Agama (Kemenag) bersama relawan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) dan Lembaga Amil Zakat (LAZ) terus berupaya menyalurkan bantuan hingga ke wilayah-wilayah terisolir akibat banjir di Aceh. Salah satu daerah yang berhasil dijangkau adalah Lubuk Siduk, Kabupaten Aceh Tamiang.
Lubuk Siduk menjadi salah satu wilayah paling terdampak dan terisolir akibat banjir. Kondisi desa tersebut sangat memprihatinkan karena sebagian besar infrastruktur rusak diterjang banjir. Saat ini, hanya satu bangunan yang masih berdiri kokoh, yakni Masjid Lubuk Siduk, yang sekaligus difungsikan sebagai posko pengungsian warga.
Direktur Pemberdayaan Zakat dan Wakaf Bimas Islam Kemenag, Waryono Abdul Ghafur mengatakan bahwa tim membutuhkan perjalanan panjang untuk bisa mencapai wilayah tersebut.
"Setelah perjalanan panjang, tim bisa menembus Lubuk Siduk, satu desa yang infrastrukturnya rusak dan tinggal satu masjid. Ini adalah daerah paling terisolir dan baru beberapa hari lalu bisa ditembus," kata Waryono di Aceh Tamiang, Minggu (21/12).
Setibanya di lokasi, Kemenag bersama Baznas dan LAZ langsung menyerahkan berbagai bantuan darurat sesuai kebutuhan warga. Bantuan tersebut mencakup genset beserta bahan bakar untuk pembangkit listrik, mobil pembawa air bersih, toren air, peralatan masak, popok bayi, serta berbagai kebutuhan dapur lainnya.
"Kami datang, mendengarkan penjelasan kepala desa/Datuk dan menyerahkan bantuan, berupa genset atau pembangkit listrik dengan bahan bakarnya, mobil pembawa air bersih untuk kebutuhan warga, toren air, peralatan masak, popok bayi, serta keperluan dapur dan lainnya," ujarnya.
Selain bantuan untuk warga, tim juga menyalurkan bantuan khusus bagi Masjid Besar Al Huda yang menjadi pusat pengungsian. Bantuan tersebut meliputi karpet, sajadah, serta kebutuhan sehari-hari bagi para pengungsi.
Waryono menambahkan, dalam waktu dekat warga masih membutuhkan bantuan lanjutan, terutama peralatan untuk membersihkan rumah-rumah yang terendam lumpur namun tidak hanyut terbawa banjir.
"Dalam waktu dekat, diperlukan bantuan peralatan untuk membersihkan rumah warga yang terendam lumpur dan tidak hanyut terbawa banjir," jelasnya.
Ia juga mengapresiasi langkah Baznas yang telah membuka Dapur Umum Tanggap Bencana di Aceh Tamiang untuk memenuhi kebutuhan konsumsi para pengungsi.
"Alhamdulillah, saya juga melihat Baznas telah membuka Dapur Umum Tanggap Bencana di Aceh Tamiang," ucapnya.
Untuk penanganan jangka panjang, Waryono menekankan pentingnya kolaborasi lintas pihak dalam menyiapkan hunian bagi warga yang kehilangan tempat tinggal.
"Untuk jangka panjang, tentu diperlukan upaya bersama baik pemerintah, Baznas, maupun LAZ untuk menyiapkan hunian bagi warga yang kehilangan rumah," tuturnya.
Selain bantuan material, pemerintah bersama Baznas dan LAZ juga memberikan pendampingan psikososial berupa trauma healing, khususnya bagi anak-anak pengungsi. Upaya ini sebelumnya juga telah dilakukan oleh Menteri Agama Nasaruddin Umar saat kunjungan ke Aceh pada 18–20 Desember 2025.
Trauma healing juga dilakukan di Madrasah Ibtidaiyah Negeri (MIN) 5 yang roboh dan hanyut akibat banjir. Tim mengajak anak-anak pengungsi bermain dan bernyanyi, serta menyiapkan hadiah untuk menghibur mereka.
"Semoga pendekatan ini bisa sedikit mengobati kesedihan mereka," pungkasnya. (Fik/M-3)
Situasi bencana tidak hanya menghadirkan krisis kemanusiaan, tetapi juga berpotensi menimbulkan risiko jangka panjang terhadap kesehatan anak.
Psikolog klinis Anna Aulia mengungkap mengapa warga desa lebih cepat bangkit pascabencana banjir dibanding warga kota. Simak analisis daya tahan psikologisnya.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
Bantuan yang disalurkan tidak hanya menyasar kebutuhan jangka pendek, tetapi juga perbaikan infrastruktur jangka panjang.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menggelar kegiatan Tarhib Ramadan melalui tradisi Meugang bersama masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang, Aceh pada Senin (16/2).
Jembatan gantung 120 meter di atas Sungai Tamiang menghubungkan Sekerak–Bandar Pusaka dan memulihkan akses pascabanjir bandang November 2025.
Santri tidak hanya dituntut untuk tafaqquh fiddin juga memahami dan menguasai ilmu ketatanegaraan serta kebangsaan agar mampu mengambil peran strategis di berbagai bidang.
Program diawali dengan pemetaan kompetensi untuk mengukur kemampuan pedagogik dan kemahiran bahasa Inggris guru MTs dan MA, serta pelaksanaan program percontohan pelatihan.
Dengan 98.036 Guru lulus PPG Batch 4, total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi hingga saat ini mencapai 659.157 Guru.
Cek Jadwal Imsak Medan hari ini 21 Februari 2026 (3 Ramadan 1447 H). Data resmi Binmas Islam Kemenag untuk waktu imsak, subuh, dan buka puasa di Medan.
Jadwal imsak Bandung hari ini Sabtu 21 Februari 2026 (3 Ramadan 1447 H). Cek waktu sahur dan buka puasa resmi Binmas Islam Kemenag di sini.
Jadwal Imsakiyah Bandung 2 Ramadan atau 20 Februari 2026. Cek waktu Imsak, Subuh, dan Buka Puasa resmi dari Bimas Islam Kemenag RI di sini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved