Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Muhammadiyah Siap Salurkan 30 Ton Bantuan Beras UEA

Andhika Prasetyo
20/12/2025 09:27
Muhammadiyah Siap Salurkan 30 Ton Bantuan Beras UEA
Pemkot Medan terima bantuan beras dari UEA.(Antara)

Gubernur Sumatera Utara Bobby Nasution memastikan bantuan kemanusiaan berupa 30 ton beras yang berasal dari Uni Emirat Arab (UEA) tetap disalurkan kepada masyarakat terdampak banjir. Bantuan tersebut tidak dikembalikan ke negara asalnya, melainkan diteruskan kepada para korban melalui Muhammadiyah

Bobby menjelaskan bahwa bantuan tersebut tidak bersifat government to government (G2G), melainkan berasal dari organisasi nonpemerintah atau non-government organization (NGO) yang berbasis di UEA.

“Ini bukan bantuan G2G. Jadi bukan dari negara Uni Emirat Arab, melainkan dari NGO,” ujar Bobby saat diwawancarai, Jumat (19/12).

Karena bersumber dari NGO, Pemerintah Kota Medan kemudian menyerahkan dan mempercayakan penyaluran bantuan tersebut kepada Muhammadiyah. Bobby menilai Muhammadiyah memiliki jejaring luas serta pengalaman panjang dalam kerja-kerja kemanusiaan dan penanganan bencana.

“Bukan dipulangkan, tetapi karena ini bantuan dari NGO, maka diserahkan kepada NGO yang ada di Indonesia, yaitu Muhammadiyah. Nanti Muhammadiyah yang akan menyalurkan bantuan tersebut kepada para korban,” jelasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah Haedar Nashir menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi Sumatera Utara serta mitra kemanusiaan dari Uni Emirat Arab kepada Muhammadiyah.

Haedar menegaskan bahwa Muhammadiyah senantiasa berkomitmen membantu masyarakat terdampak bencana di berbagai daerah tanpa mempermasalahkan status kebencanaan.

“Dalam kerja-kerja kemanusiaan, Muhammadiyah tidak mempermasalahkan status kebencanaan. Ketika masyarakat membutuhkan pertolongan, di situlah Muhammadiyah bergerak,” tegasnya.

Ia menambahkan, prinsip gerakan Muhammadiyah dalam merespons bencana adalah mengedepankan kerja nyata dengan pendekatan cepat, tepat sasaran, serta minim retorika.

“Bantuan ini akan segera kami salurkan kepada masyarakat yang membutuhkan sebagai wujud komitmen Muhammadiyah untuk terus berkhidmat bagi kemanusiaan dan kebangsaan,” pungkas Haedar. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik