Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Dukung Upaya Ekstensifikasi Sawit di Papua, Sultan: Harus Memperhatikan Kesimbangan Ekologis 

Media Indonesia
17/12/2025 11:30
Dukung Upaya Ekstensifikasi Sawit di Papua, Sultan: Harus Memperhatikan Kesimbangan Ekologis 
Ilustrasi--Pekerja menaikkan buah kelapa sawit yang baru panen di kawasan perkebunan sawit di Desa Berkat, Bodong-Bodong, Mamuju Tengah, Sulawesi Barat.(ANTARA/Basri Marzuki)

KETUA Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI Sultan Baktiar Najamudin mengatakan pihaknya mendukung upaya Presiden Prabowo Subianto yang mendorong pengembangan perkebunan sawit di setiap daerah termasuk di Wilayah Papua.

Menurutnya, secara natural, sawit merupakan sumber daya ekonomi yang inklusif dan efektif menciptakan lapangan kerja dan mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).

"Kami menghormati upaya Presiden menjadikan sawit sebagai instrumen untuk mencapai visi swasembada energy dan pangan. Dengan sawit dan tebu Indonesia memimpin agenda pengembangan energy baru terbarukan di era perubahan iklim," ujar Sultan melalui keterangan resminya pada Rabu (17/12).

Mantan wakil Gubernur Bengkulu itu mengungkapkan bahwa sawit bukan sekedar komoditas perkebunan yang bisa diusahakan oleh petani, tapi menjadi soft power Indonesia dalam agenda diplomasi dagang Indonesia.

"Dulu Indonesia pernah dikenal sebagai negara pengekspor minyak bumi, tapi saat ini kita telah bertransformasi menjadi negara pengekspor minyak sawit (CPO) terbesar dunia. Sehingga sawit menjadi salah satu produk unggulan dan andalan Indonesia dalam rantai pasok global," tegasnya.

Meski demikian, penulis buku Green Democracy itu mengingatkan agar ekstensifikasi perkebunan sawit dan tebu memperhatikan daya dukung lingkungan. Jangan sampai konversi lahan menggeser ruang hidup masyarakat Adat dan satwa endemik Papua.

"Ekstensifikasi perkebunan sawit sebaiknya dikembangkan oleh BUMN dan BUMD atau bahkan BUMdes dengan memperhatikan kesimbangan ekologis. Selain itu, penting juga agar melibatkan partisipasi masyarakat setempat dalam industri perkebunan kelapa sawit," tutupnya.

Seperti diketahui, Presiden Prabowo Subianto mendorong percepatan pengembangan energi berbasis sumber daya lokal di Papua. Mulai dari kelapa sawit, tebu, hingga singkong (cassava). 

“Dan, nanti kita berharap di daerah Papua harus ditanam kelapa sawit supaya bisa menghasilkan juga BBM dari kelapa sawit. Juga, tebu menghasilkan etanol, singkong atau cassava juga untuk menghasilkan etanol,” ujar Prabowo saat memberikan pengarahan kepada kepala daerah se-Papua dan Komite Eksekutif Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus Papua di Istana Negara, Selasa (16/12). (RO/Z-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik