Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

SPPG Dituntut Kreatif, Jadi Power Rangers untuk Angkat Minat Siswa terhadap MBG

Andhika Prasetyo
16/12/2025 08:26
SPPG Dituntut Kreatif, Jadi Power Rangers untuk Angkat Minat Siswa terhadap MBG
Para murid sekolah dasar mengonsumsi MBG.(Antara)

Kreativitas menjadi kunci dalam pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Satuan Pemenuhan Pelayanan Gizi (SPPG) didorong untuk menghadirkan pendekatan edukatif yang menarik bagi anak-anak, mulai dari turun langsung ke ruang kelas hingga memanfaatkan kostum tokoh favorit seperti Power Rangers untuk meningkatkan minat makan bergizi.

Wakil Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Nanik Sudaryati Deyang, menekankan bahwa Kepala SPPG perlu terlibat langsung dalam pendidikan gizi di sekolah-sekolah penerima MBG. Mereka dapat berkolaborasi dengan guru untuk menjelaskan pentingnya asupan makanan bergizi bagi tumbuh kembang siswa.

“Luangkan waktu satu jam menjadi guru di kelas, lalu pindah ke kelas berikutnya. Sampaikan kenapa makan bergizi itu penting,” ujar Nanik saat memberikan pengarahan dalam kegiatan Sosialisasi dan Penguatan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis serta Pengawasan dan Pemantauan SPPG di Kabupaten Jember, Jawa Timur, Minggu, 14 Desember 2025.

Selain menyasar siswa, SPPG juga diminta memperluas edukasi gizi kepada kelompok masyarakat lain. Kerja sama dapat dilakukan dengan tenaga kesehatan di puskesmas, kader posyandu, dan PKK untuk memberikan penyuluhan kepada ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Edukasi juga bisa diperluas ke tingkat desa melalui forum-forum yang difasilitasi lurah guna menjelaskan konsep dan tujuan program MBG.

Nanik mengapresiasi berbagai inovasi yang telah dilakukan Kepala SPPG, akuntan, ahli gizi, mitra, hingga relawan dapur dalam mengemas edukasi gizi secara kreatif. Sejumlah pendekatan dinilai efektif, seperti penggunaan kostum tokoh komik favorit anak-anak saat pengantaran makanan, pemberian bonus jajanan sehat, hingga hadiah kecil untuk meningkatkan ketertarikan anak mengonsumsi sayuran.

Salah satu contoh yang disampaikan Nanik adalah penggunaan kostum Power Rangers oleh petugas pengantar MBG. Cara tersebut terbukti mampu membangkitkan antusiasme siswa dan mendorong mereka untuk menghabiskan makanan, terutama sayuran. Bahkan, pendekatan persuasif dengan iming-iming kehadiran kembali tokoh favorit dan bonus jajanan sehat dinilai efektif menanamkan kebiasaan makan bergizi.

Lebih lanjut, Nanik menegaskan pentingnya kemampuan komunikasi publik bagi Kepala SPPG, akuntan, dan ahli gizi. Mereka perlu terbiasa berbicara di berbagai forum, mulai dari lingkungan sekolah, PKK, hingga kelurahan, agar pesan tentang urgensi dan manfaat program MBG dapat dipahami secara luas oleh masyarakat. (E-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Andhika
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik