Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Koordinator Wilayah MBG Kabupaten Cilacap, Yudha Prasetyo, menyebut efek program tersebut dirasakan langsung oleh petani, peternak, pedagang, hingga relawan lokal.
"Program MBG sebenarnya sangat memutar perekonomian rakyat apalagi untuk warga lokal, karena jika ada warga lokal yang punya ladang sayur atau apapun itu, termasuk hasil ternak, pihak MBG di lingkungan tersebut wajib membelinya," kata Yudha Prasetyo dikutip pada Jumat (27/2).
Ia menjelaskan, kebutuhan bahan pangan untuk satu Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) cukup besar. Dengan asumsi sekitar 2.000 siswa penerima manfaat, setiap dapur MBG membutuhkan 100-160 kilogram sayuran per hari. Untuk produk hewani seperti telur dan daging ayam, kebutuhannya mencapai 160-200 kilogram per hari.
Dalam satu kecamatan, jumlah SPPG bisa berkisar antara 6 hingga 24 unit. Artinya, potensi perputaran bahan pangan menjadi signifikan.
"Sementara satu kecamatan di sini bisa memiliki 6-24 SPPG. Maka perputaran ekonominya luar biasa. Asumsikan ada 10 SPPG saja, maka setiap hari butuh 1-1,6 ton sayur, dan 1,6-2 ton telur atau daging ayam," terangnya.
Menurut Yudha, pasokan tersebut dipenuhi oleh beberapa penyedia barang di tiap SPPG, dengan sistem pembayaran cepat.
"Rata-rata ada 4-6 supplier tiap SPPG. Skema pembayaran langsung, barang datang H+1 uang masuk ke rekening supplier," jelasnya.
Selain menyerap hasil pertanian dan peternakan warga, program ini juga melibatkan tenaga dari lingkungan sekitar. Ia menegaskan keterlibatan warga menjadi bagian dari skema operasional dapur MBG.
"Untuk relawan itu wajib 70% warga sekitar," pungkasnya. (E-4)
MBG juga menjadi motor ekonomi kerakyatan melalui kepastian pasar bagi UMKM dan dapur mitra, penyerapan produk lokal, serta penciptaan lapangan kerja baru di daerah.
Pemkab mengeklaim telah menyampaikan klarifikasi dan laporan mendalam saat agenda evaluasi bersama Badan Gizi Nasional (BGN).
GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menanggapi laporan protes dari orangtua siswa mengeluhkan menu MBG berupa roti selama Ramadan
BGN mesti bertindak tegas terhadap pengelola dapur yang nakal dan tidak patuh pada standar menu gizi.
Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Gerindra, Azis Subekti, meminta publik untuk bersikap jernih dan jujur dalam membaca struktur Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).
Hasil penelitian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan, mayoritas orang tua merasakan adanya perbaikan pola konsumsi anak setelah adanya program MBG.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, secara tegas membantah narasi yang mengaitkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pemangkasan anggaran dan program pendidikan
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
GUBERNUR Daerah Istimewa Yogyakarta Sri Sultan Hamengkubuwono X menanggapi laporan protes dari orangtua siswa mengeluhkan menu MBG berupa roti selama Ramadan
BGN mesti bertindak tegas terhadap pengelola dapur yang nakal dan tidak patuh pada standar menu gizi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved