Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
Berdasarkan hasil pendataan yang dilakukan Universitas Padjadjaran (Unpad) sebanyak 44 mahasiswa terdampak bencana di wilayah Sumatera. Sebagai bentuk dukungan, mahasiswa tersebut akan diprioritaskan dalam program beasiswa tidak mampu serta mendapat pendampingan untuk memastikan kebutuhan keseharian selama menjalani perkuliahan tetap terpenuhi.
“Mahasiswa terdampak akan mendapat prioritas beasiswa tidak mampu. Unpad juga berencana akan mengumpulkan mereka dalam waktu dekat untuk mengecek kebutuhan yang sekiranya dapat dibantu untuk keseharian mereka di sini,” ungkap Direktur Kemahasiswaan Unpad, Inu Isnaeni Sidiq Senin (8/12).
Hingga saat ini, kata Isnaeni Unpad terus berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menjamin keberlanjutan studi para mahasiswa yang terdampak. Upaya ini menjadi komitmen Unpad dalam memastikan bahwa seluruh sivitas akademika memperoleh akses pendidikan yang layak, meskipun tengah menghadapi kondisi darurat maupun situasi yang tidak terduga.
"Sejak Jumat (5/12), tim relawan Unpad yang tergabung dalam Forum Komunikasi Padjadjaran Rescue (FKPR) telah bergerak mendukung operasi tanggap darurat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumatera Utara (Sumut) dan Sumatera Barat (Sumbar). Tim kloter pertama terdiri atas 14 personel dari SAR (Search and Rescue) Unpad, Menwa (Resimen Mahasiswa) Unpad, Mahatva Faperta, serta Ikatan Keluarga Alumni (IKA) Unpad Mereka terbagi dalam regu pencarian dan evakuasi serta tim logistik untuk memenuhi kebutuhan mendesak penyintas di lapangan," jelasnya
Lalu lanjut Isnaeni pada Sabtu (6/12), tim pencarian bersama tim gabungan Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) menyusuri aliran sungai di Kecamatan Palembayan, Salareh Aia Sumbar untuk melakukan pemetaan dan evakuasi di jalur yang terdampak banjir bandang. Sementara itu, tim logistik menyalurkan bantuan berupa bahan makanan, air minum, susu, vitamin serta perlengkapan bayi dan perempuan ke wilayah terdampak sekaligus mengadakan sesi trauma healing di posko pengungsian untuk membantu pemulihan kondisi psikologis para penyintas.
"Upaya pencarian dan penyaluran bantuan terus berlanjut hingga Minggu (7/12). Tim relawan Unpad bersama Basarnas menyisir permukiman yang terdampak di tiga sektor berbeda guna memperluas jangkauan bantuan serta mendukung mobilisasi kebutuhan darurat di lapangan. Hingga saat ini, relawan Unpad tetap siaga dan terus berkoordinasi dengan Basarnas dalam melakukan pencarian serta penyaluran bantuan kemanusiaan di lokasi bencana," paparnya.
Menurut Isnaeni, Unpad akan memperkuat dukungan penanganan darurat bencana banjir dan longsor di Aceh, Sumut dan Sumbar melalui pengiriman relawan tahap berikutnya. Untuk memastikan kesiapan para relawan, pembekalan akan dilaksanakan pada Selasa (9/12). Kegiatan ini menjadi persiapan teknis sebelum relawan tambahan diberangkatkan ke lokasi terdampak. Dan rencana keberangkatan sesegera mungkin. Sejumlah mahasiswa mengikuti pelatihan ini untuk memperkuat kesiapan relawan.
"Para peserta pelatihan berasal dari beragam unit kegiatan mahasiswa yang memiliki kompetensi kebencanaan, yaitu SAR Unpad, Resimen Mahasiswa, Pramuka, Asosiasi Mahasiswa Pecinta Alam, Korps Sukarela PMI, serta sejumlah unit pecinta alam di tingkat universitas maupun fakultas. Melalui pelatihan tersebut, mereka akan dibekali pemahaman teknis terkait keperawatan, psikologi kebencanaan, serta prosedur tanggap darurat," tandasnya.
Dalam rombongan keberangkatan, kata Isnaeni juga disiapkan tenaga profesional untuk memperkuat pelayanan kemanusiaan yang mencakup lima dokter, tiga psikolog. Dua mahasiswa profesi dokter serta dua mahasiswa profesi ners. Dengan dukungan tersebut, Unpad berupaya memastikan setiap relawan memiliki kesiapan fisik dan mental, sekaligus mampu memberikan penanganan yang tepat kepada masyarakat terdampak di lapangan.
"Selain mengirimkan tim relawan ke wilayah terdampak, Unpad juga menyalurkan berbagai bentuk bantuan logistik dan peralatan untuk mendukung upaya tanggap darurat," imbuhnya.
Isnaeni membeberkan, total bantuan yang telah dan sedang direalisasikan mencapai Rp217.920.080, meliputi donasi peduli sesama, dukungan transportasi dan operasional relawan, hingga pengadaan peralatan SAR seperti perahu karet, vertical rescue equipment, drone, perangkat komunikasi serta kebutuhan logistik dan perlengkapan tanggap darurat lainnya yang diprioritaskan untuk membantu penanganan bencana di Aceh, Sumut dan Sumbar.
"Unpad turut membuka saluran donasi bagi masyarakat yang ingin menyalurkan bantuan. Donasi dapat dikirimkan melalui rekening BNI 9881957133000018 a/n UNPAD Peduli Sesama atau melalui Diktisaintek Peduli dengan cara scan QRIS," sambungnya. (H-2)
KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen Suharyanto memastikan penanganan bencana tanah bergerak di Kabupaten Tegal, Jawa Tengah tetap berjalan dengan optimal.
Wakil Menteri Haji dan Umrah Dahnil Anzar Simanjuntak bersama Matahari Pagi Indonesia menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi warga terdampak banjir dan longsor di Aceh Tamiang
BULOG Cabang Tegal, menyalurkan bantuan cadangan beras pemerintah untuk penanggulangan bencana banjir Pekalongan.
KEMENTERIAN Sosial (Kemensos) terus mengintensifkan upaya pemulihan pascabencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Provinsi Aceh, Sumatra Utara, dan Sumatra Barat.
TNI dan Pemprov Riau menyerahkan bantuan berupa perlengkapan sekolah bagi siswa-siswi sekolah dasar di Aceh Utara.
Di tengah proses pemulihan pascabencana, kebutuhan akan bantuan kemanusiaan menjadi semakin mendesak.
HINGGA hari ke-3 Ramadan, ratusan ribu penyintas banjir Sumatra masih menjalan hari-hari di atas lumpus dan di balik tumpukan kayu gelondongan yang terbawa air bah kala itu.
SUASANA malam di Kecamatan Kolang, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, mendadak berubah mencekam.
KETAKUTAN akan datangnya banjir susulan membuat warga Kecamatan Tukka, Kabupaten Tapanuli Tengah, Sumatra Utara, memilih membiarkan rumah mereka tetap dipenuhi sisa material banjir.
29 desa dan kampung di Pulau Sumatra dilaporkan hilang akibat bencana banjir bandang dan longsor.
MESKI klaim pemerintah pemulihan pascabanjir Sumatra sudah membaik, sayangnya di lapangan masih seperti pungguk merindukan bulan.
Sucor Asset Management (Sucor AM) menyalurkan 2.000 paket bantuan bagi masyarakat terdampak banjir dan tanah longsor di sejumlah wilayah Sumatra.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved