Headline
Pemerintah utamakan menjaga kualitas pendidikan.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyampaikan peringatan dini cuaca untuk Sabtu, 6 Desember 2025.
Sejumlah wilayah diperkirakan mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat akibat dinamika atmosfer yang cukup signifikan di beberapa perairan Indonesia.
BMKG memantau keberadaan bibit siklon tropis 93W yang berada di Filipina bagian tengah dengan kecepatan angin maksimum 20 knot dan tekanan minimum 1006 hPa.
Bibit siklon ini berpotensi meningkatkan kecepatan angin di sekitarnya hingga lebih dari 25 knot, terutama di perairan timur Filipina, Filipina tengah, dan Laut Sulu.
Kondisi tersebut memicu terbentuknya daerah konvergensi yang memanjang dari Laut China Selatan ke Kalimantan Utara serta dari Laut Sulawesi hingga perairan utara Maluku Utara.
Sementara itu, sirkulasi siklonik juga terpantau di Selat Malaka, Samudra Hindia barat daya Sumatera, dan Laut Banda, yang semakin memperluas area perlambatan angin dan pembentukan awan hujan.
BMKG menambahkan, zona konfluensi turut terdeteksi di wilayah Sulawesi Selatan dan Selat Makassar, sehingga memperbesar potensi hujan dan peningkatan tinggi gelombang.
Dampak dari dinamika atmosfer tersebut membuat beberapa daerah perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap hujan lebat hingga sangat lebat, meliputi:
Sejumlah kota di bagian barat Tanah Air tercatat berada dalam status Waspada, terutama karena potensi hujan petir. Kota-kota tersebut adalah:
Sementara itu, hujan sedang diperkirakan turun di:
Adapun hujan ringan berpotensi melanda beberapa wilayah berikut:
BMKG juga mencatat potensi berawan tebal di wilayah Pontianak.
Untuk wilayah timur, beberapa kota diperkirakan mengalami hujan sedang, yakni:
Adapun hujan ringan berpotensi terjadi di beberapa wilayah berikut:
BMKG mengimbau masyarakat untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui website resmi BMKG, aplikasi InfoBMKG, serta media sosial resmi lembaga tersebut.
Dengan kondisi dinamika atmosfer yang cukup aktif, kewaspadaan diperlukan terutama bagi warga di wilayah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem.
Sumber: Youtube BMKG
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini terkait potensi cuaca ekstrem yang diprediksi terjadi pada Rabu, 4 Maret 2026.
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi kemunculan tiga bibit siklon tropis yang berada di sekitar wilayah Indonesia.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengidentifikasi tumbuhnya Bibit Siklon Tropis 90S di Samudra Hindia selatan Jawa Tengah.
Bibit Siklon Tropis 94W saat ini terdeteksi di Samudra Pasifik sebelah utara Papua dengan tekanan 1005 hektopaskal dan kecepatan angin berkisar antara 20 hingga 25 knot.
BMKG melaporkan Indonesia tengah dikepung oleh tiga bibit siklon tropis aktif yang berpotensi memberikan dampak signifikan terhadap gelombang tinggi
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mendeteksi pembentukan Siklon Tropis Luana atau Siklon Luana yang menyebabkan angin kencang di beberapa wilayah Indonesia.
BMKG menyebut cuaca hari ini, Rabu, 25 Maret 2026 dan beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
IDAI peringatkan risiko KLB Campak saat mudik 2026. Simak tips dr. Piprim Basarah agar anak tetap sehat dan daftar obat wajib di kotak P3K.
Hadapi cuaca panas ekstrem di Jakarta, Pemprov DKI imbau warga lakukan langkah pencegahan. Simak panduan kesehatan dan instruksi Gubernur Pramono Anung di sini.
Cuaca ekstrem di Jawa Tengah sudah mulai mereda pada Rabu (18/3), namun di banyak daerah masih berpeluang diguyur hujan ringan-sedang terutama di jalur mudik.
Libur Lebaran, DPRD DIY Ingatkan Kewaspadaan terhadap Potensi Cuaca Ekstrem
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved