Headline

Utusan AS mengungkapkan Dewan Perdamaian juga akan beroperasi di wilayah selain Gaza.

Gara-Gara Siklon Luana, Angin Kencang 'Mengamuk' di 4 Provinsi Hari Ini

Putri Rosmalia Octaviyani
24/1/2026 13:23
Gara-Gara Siklon Luana, Angin Kencang 'Mengamuk' di 4 Provinsi Hari Ini
Grafis Siklon Luana penyebab angin kencang.(Dok. BMKG)

BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) resmi mendeteksi pembentukan Siklon Tropis Luana atau Siklon Luana di Samudra Hindia selatan Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu dini hari (24/1). Fenomena ini memicu peringatan dini cuaca ekstrem berupa angin kencang dan gelombang tinggi yang menyasar empat provinsi utama: Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat (NTB), dan NTT.

Kronologi Pembentukan Siklon Luana

Berdasarkan analisis terbaru BMKG, Siklon Tropis Luana berkembang dari sistem Bibit Siklon 91S yang telah terpantau sejak beberapa hari terakhir. Tepat pada pukul 01.00 WIB, Sabtu (24/1), sistem ini menguat dan memenuhi kriteria siklon tropis.

Ketua Tim Kerja Pelayanan Data BMKG Stasiun Meteorologi Tunggul Wulung Cilacap, Teguh Wardoyo, mengonfirmasi bahwa meskipun pusat siklon berada di selatan NTT, dampak tidak langsungnya (indirect effect) dirasakan cukup luas hingga ke pesisir selatan Pulau Jawa.

"Keberadaan Siklon Tropis Luana menyebabkan peningkatan kecepatan angin permukaan (Low Level Jet) di wilayah selatan Indonesia. Dampaknya adalah angin kencang yang bersifat merusak dan gelombang laut yang sangat tinggi," ujar Teguh dalam keterangan tertulisnya, Sabtu (24/1).

“Dampak tidak langsung dari Siklon Tropis Luana berpotensi memicu angin kencang yang dapat terjadi sejak pagi hingga malam hari di wilayah Jawa Tengah bagian selatan,” tambahnya.

Daftar Wilayah dan Potensi Dampak Siklon Luana

BMKG merinci bahwa "amukan" Siklon Luana hari ini akan terkonsentrasi di wilayah selatan ekuator. Berikut rincian dampak yang wajib diwaspadai masyarakat:

Wilayah Terdampak Jenis Potensi Bahaya
Jawa Timur & Bali Hujan intensitas sedang-lebat, angin kencang >25 knot, gelombang 2.5 - 4 meter.
NTB & NTT Hujan lebat disertai kilat, angin kencang, gelombang ekstrem 4 - 6 meter di Samudra Hindia selatan.
Yogyakarta & Jateng Selatan Angin kencang lokal (imbas tidak langsung) dan gelombang tinggi pesisir selatan.

Imbauan Keselamatan

Deputi Bidang Meteorologi BMKG meminta masyarakat pesisir dan nelayan untuk tidak memaksakan diri melaut, mengingat tinggi gelombang di perairan selatan NTT hingga selatan Jawa dapat mencapai 4-6 meter.

Selain itu, warga di daratan, khususnya di Bali dan Nusa Tenggara, diimbau mewaspadai potensi pohon tumbang dan kerusakan atap rumah akibat hembusan angin yang diprediksi mencapai puncaknya siang hingga sore hari ini.

Siklon Luana diprediksi akan bergerak menjauhi wilayah Indonesia ke arah tenggara dalam 24 jam ke depan, namun residu dampaknya masih akan terasa hingga Minggu (25/1). (H-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri Rosmalia
Berita Lainnya