Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DINAMIKA atmosfer saat ini dipengaruhi oleh pelemahan Siklon Tropis Luana di wilayah selatan Indonesia dan terpantaunya sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik. Kondisi tersebut berdampak pada perubahan pola cuaca serta kecepatan angin di beberapa wilayah.
Berikut adalah prakiraan cuaca untuk kota-kota besar di Indonesia:
Pulau Sumatra
- Cerah Berawan: Banda Aceh
- Berawan/Berawan Tebal: Pekanbaru, Tanjung Pinang, Jambi, Palembang, Pangkalpinang
- Hujan Ringan: Medan, Padang, Bengkulu, Bandar Lampung
Pulau Jawa
- Berawan Tebal: Yogyakarta
- Hujan Ringan: Jakarta, Bandung, Semarang, Surabaya
- Hujan Sedang: Serang
Pulau Bali dan Nusa Tenggara
Hujan Ringan: Denpasar, Mataram, Kupang
Pulau Kalimantan
- Berawan/Berawan Tebal: Pontianak, Samarinda
- Hujan Ringan: Tanjung Selor, Palangkaraya, Banjarmasin
Pulau Sulawesi
- Udara Kabur: Palu
- Cerah Berawan: Manado
- Berawan/Berawan Tebal: Makassar, Kendari, Mamuju, Gorontalo
Wilayah Timur Indonesia
- Berawan/Berawan Tebal: Ternate, Sorong, Nabire
- Hujan Ringan: Manokwari, Jayapura, Jayawijaya
- Hujan Petir: Merauke
Siklon Tropis Luana saat ini diprediksi telah melemah menjadi kategori rendah (low) dengan tekanan udara minimum 995 hPa dan kecepatan angin maksimum 45 knot.
Meskipun intensitasnya menurun, siklon yang bergerak ke arah tenggara hingga selatan ini tetap menyebabkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di Samudra Hindia sebelah selatan Nusa Tenggara Timur (NTT).
Selain itu, sistem ini memicu pembentukan daerah pertemuan angin (konfluensi) dan perlambatan angin (konvergensi) yang menyelimuti wilayah NTT, Laut Sawu, Laut Flores, Laut Timor, hingga perairan selatan NTT.
Di saat yang bersamaan, terpantau adanya sirkulasi siklonik di Samudra Pasifik Timur Filipina yang membentuk daerah pertemuan dan perlambatan angin di wilayah Filipina.
Seluruh kombinasi dinamika atmosfer ini secara aktif meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sistem siklon maupun di sepanjang jalur konvergensi dan konfluensi yang terbentuk di wilayah Indonesia.
Kombinasi fenomena atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia. Masyarakat dihimbau untuk mewaspadai potensi hujan dengan intensitas Sedang hingga Lebat pada wilayah-wilayah tertentu.
Masyarakat diharapkan tetap waspada terhadap potensi dampak cuaca seperti jalanan licin atau berkurangnya jarak pandang saat hujan. Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui website resmi www.bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau melalui akun media sosial resmi kami di @infobmkg. (E-4)
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca signifikan yang diprediksi melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Sabtu, 14 Februari 2026.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis peringatan dini potensi cuaca yang diprediksi akan melanda sejumlah wilayah Indonesia pada Kamis, 12 Februari 2026.
Prakiraan cuaca BMKG menyebut hujan dengan intensitas sedang hingga lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di sebagian besar wilayah Bali.
BERDASARKAN analisis dinamika atmosfer terbaru, kondisi cuaca di sebagian besar wilayah Indonesia pada Rabu, 11 Februari 2026, diprediksi mengalami peningkatan curah hujan yang signifikan.
DINAMIKA atmosfer saat ini menunjukkan Siklon Tropis Mitchell yang berada di perairan barat Australia semakin bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sehingga dampaknya tidak lagi signifikan.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan musim hujan di wilayah Sumatera Selatan (Sumsel) masih akan berlangsung hingga akhir April atau awal Mei 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved