Headline

Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.

Prakiraan Cuaca 9 Februari: Siklon Tropis Mitchell Menjauh, 6 Wilayah Siaga Hujan Sangat Lebat akibat Pola Siklonik Lokal

Media Indonesia
09/2/2026 05:21
Prakiraan Cuaca 9 Februari: Siklon Tropis Mitchell Menjauh, 6 Wilayah Siaga Hujan Sangat Lebat akibat Pola Siklonik Lokal
Ilustrasi(Dok BMKG)

DINAMIKA atmosfer saat ini menunjukkan Siklon Tropis Mitchell yang berada di perairan barat Australia semakin bergerak menjauhi wilayah Indonesia, sehingga dampaknya tidak lagi signifikan. Namun, terbentuknya beberapa pola siklonik baru di sekitar wilayah Nusantara tetap memicu potensi cuaca ekstrem di sejumlah daerah.

Berikut adalah prakiraan cuaca untuk kota-kota besar di Indonesia:

Pulau Sumatra
 - Udara Kabur: Banda Aceh
 - Berawan Tebal: Tanjung Pinang, Pangkal Pinang
 - Hujan Ringan: Medan, Pekanbaru, Bengkulu, Jambi, Palembang
 - Hujan Petir: Padang, Bandar Lampung

Pulau Jawa
 - Hujan Ringan: Jakarta, Surabaya
 - Hujan Sedang: Serang, Bandung, Semarang
 - Hujan Petir: Yogyakarta

Pulau Bali dan Nusa Tenggara
 - Hujan Ringan: Denpasar, Mataram, Kupang

Pulau Kalimantan
 - Berawan Tebal: Pontianak
 - Hujan Ringan: Samarinda, Palangkaraya
 - Hujan Petir: Banjarmasin, Tanjung Selor

Pulau Sulawesi
 - Hujan Ringan: Seluruh wilayah Sulawesi (Makassar, Manado, Kendari, Palu, Gorontalo, Mamuju)

Wilayah Timur Indonesia
 - Hujan Ringan: Ambon, Ternate, Sorong, Manokwari, Jayapura, Jayawijaya
 - Hujan Sedang: Nabire, Merauke

Analisis Dinamika Atmosfer

Meskipun Siklon Tropis Michel sudah bergerak menjauh ke arah barat daya selatan dan tidak lagi berpengaruh signifikan, stabilitas atmosfer Indonesia masih dipengaruhi oleh munculnya pola siklonik di beberapa titik strategis. 

Pola siklonik tersebut diprediksi terbentuk di wilayah Laut Cina Selatan sebelah utara Pulau Kalimantan, perairan Barat Aceh, serta Samudra Hindia Barat Lampung.

Sistem siklonik ini menginduksi terbentuknya daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi yang memanjang di wilayah Laut Natuna, pesisir barat Aceh, hingga Samudra Hindia Barat Bengkulu dan Lampung. 

Kondisi atmosfer ini secara langsung mampu meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan yang masif di sekitar pusat sirkulasi maupun di sepanjang jalur konvergensi tersebut, menyebabkan peningkatan curah hujan di wilayah-wilayah sekitarnya.

Peringatan Dini

Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa wilayah Indonesia. BMKG menghimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di wilayah:

- Banten
- Jawa Barat
- Nusa Tenggara Barat (NTB)
- Nusa Tenggara Timur (NTT)
- Kalimantan Selatan
- Papua Selatan

Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca terkini melalui website resmi www.bmkg.go.id, aplikasi Info BMKG, atau akun media sosial kami di @infobmkg. (E-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Putri yuliani
Berita Lainnya