Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Selasa, 2 Desember 2025.
Dinamika atmosfer dipengaruhi oleh pelemahan Siklon Tropis Koto di perairan timur Vietnam, kemunculan Bibit Siklon Tropis 93W di Samudra Pasifik Utara Papua, serta sirkulasi siklonik yang tersebar. Kondisi ini meningkatkan potensi cuaca signifikan di banyak wilayah Indonesia.
Intensitas Siklon Tropis Koto menurun menjadi tropical low depression di perairan timur Vietnam. Sistem ini menginduksi low level jet 25 knot dan membentuk daerah konfluensi.
Bibit Siklon Tropis 93W di Samudra Pasifik Utara Papua memicu pembentukan konfluensi dan menginduksi peningkatan kecepatan angin 25 knot di sekitar sistem.
Sirkulasi Siklonik terbentuk di Samudra Hindia Barat Daya Lampung, Laut Arafura, dan Teluk Carpentaria.
Daerah Konvergensi (Perlambatan Angin) memanjang dari:
Daerah Konvergensi dan Konfluensi terbentuk di:
Kombinasi dinamika atmosfer ini menyebabkan potensi Hujan Sedang hingga Lebat. Perlu ditingkatkan kesiapsiagaan potensi Hujan Lebat hingga Sangat Lebat di wilayah:
Prakiraan cuaca merupakan gambaran umum cuaca di wilayah masing-masing. Pastikan untuk selalu memperbarui informasi cuaca melalui website bmkg.go.id dan media sosial kami di @infobmkg. (Z-4)
Sumber : YouTube BMKG
Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Lestari Purba di Medan, Selasa, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara
Tinggi gelombang antara 1,25-2,5 meter (sedang) berpeluang terjadi di perairan Laut Sulawesi, perairan utara Sulawesi Utara, dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.
BADAN Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) menerangkan adanya awan Cumulonimbus saat pesawat ATR 42-500 jatuh di Maros, Sulawesi Selatan, Sabtu (17/1) lalu.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mendeteksi awan Cumulonimbus (Cb) di Maros, Sulawesi Selatan, bertepatan dengan peristiwa jatuhnya pesawat ATR 42-500, Sabtu (17/1).
Adanya Bibit Siklon Tropis 97S di Samudra Hindia selatan Indonesia dengan kecepatan angin maksimum sekitar sistem mencapai 15 knot (28 km/jam) dan tekanan udara 1001 hPa.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
BMKG merilis peringatan dini cuaca Jakarta Senin, 12 Januari 2026. Waspada potensi hujan petir dan angin kencang di Jaksel dan Jaktim.
Kondisi ini membentuk daerah konvergensi serta memicu peningkatan kecepatan angin atau low level jet di Samudra Hindia barat laut Aceh hingga dari Maluku Tenggara
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Selain hujan lebat, BMKG memberi peringatan dini angin kencang di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, serta Kalimantan Barat.
Perlu diwaspadai hujan petir di Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved