Headline

Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.

Ketua Komisi VIII DPR Sebut Banjir Sumut Akibat Pembalakan Hutan

Rahmatul Fajri
29/11/2025 12:20
Ketua Komisi VIII DPR Sebut Banjir Sumut Akibat Pembalakan Hutan
Banjir besar di Agam, Sumbar(Dok BPBD )

KETUA Komisi VIII DPR RI, Marwan Dasopang menduga terjadinya banjir besar di Sumatra Utara, khususnya di Tapanuli Selatan (Tapsel) dan Tapanuli Tengah (Tapteng) akibat terjadinya pembalakan hutan yang dilakukan oknum tertentu. 

Hal ini disampaikan Marwan saat tiba di salah satu titik pengungsian di wilayah Deli Serdang, Sumatera Utara, Kamis (27/11).

“Faktanya kita lihat saat terjadi banjir bandang di Tapteng dan Tapsel, yang hanyut banyak kayu gelondongan, berarti ada perambahan hutan di hulu sungai, mengakibatkan banjir bandang," ujar Marwan melalui keterangannya, Sabtu (29/11).

Politisi PKB itu mengatakan pembalakan hutan tersebut jangan dianggap sepele, karena oknum tertentu yang mengambil keuntungan pribadi. Sedangkan masyarakat dan pemerintah harus menanggung akibatnya akibat banjir bandang dan tanah longsor.

“Kita mendesak pemerintah serta aparat terkait supaya mengusut perambahan hutan di wilayah Sumut. Sebab kalau hal ini terus dibiarkan, bencana alam seperti ini akan terus terjadi jika perambahan hutan tidak segera diatasi,” sebutnya.

Kepada masyarakat yang terdampak bencana saat ini, ia mengimbau tetap bersabar. 

Pemerintah sampai sejauh ini terus berupaya melakukan penanganan. Apalagi saat ini di berbagai titik jalan dan jembatan putus, sehingga bantuan logistik masih terhambat.

“Bagi keluarga kena musibah, termasuk meninggal dunia, kita ikut berduka. Bagi masyarakat yang saat ini masih mengungsi kita harapkan tetap semangat. Intinya, pemerintah tidak akan membiarkan masyarakat menyelesaikan urusannya sendiri, pasti hadir, tetapi tetap mohon kesabaran. Apalagi cuaca ini tidak bisa kita kendalikan, curah hujan yang masih begitu tinggi saat ini,” pungkasnya. (H-4)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya