Headline

Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.

BNPB : Banjir di Tapanuli Akibat Dampak Cuaca Ekstrem Beruntun

Media Indonesia
26/11/2025 12:35
BNPB : Banjir di Tapanuli Akibat Dampak Cuaca Ekstrem Beruntun
Kondisi jembatan yang terputus akibat banjir di Kabupaten Tapanuli Utara, Sumatra Utara, Selasa (25/11).(BPBD Kabupaten Tapanuli Utara)

BANJIR yang melanda Tapanuli Raya pada 24 dan 25 November 2025 diakibatkan oleh cuaca ekstrem yang berturut-turut. Banjir dilaporkan melanda empat kabupaten di Sumatera Utara, yakni Sibolga, Tapanuli Utara, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Selatan. 

"Banjir akibat cuaca ekstrem secara beruntun, yang sementara ini mengakibatkan delapan warga meninggal, ratusan lainnya luka-luka - kerusakan infrastruktuf yang masif," ujar Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Abdul Muhari, Rabu (26/11)

Ia menjelaskan bahwa menurut laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), cuaca ekstrem dipicu oleh badai tropis yakni  Siklon Tropis KOTO dan Bibit Siklon 95B.

"Badai tropis  terbentuk di sekitar perairan Indonesia," ucap Abdul atau akrab disapa Aam itu.

Lebih jauh ia mengatakan kedua badai ini  meningkatkan pertumbuhan awan konvektif serta memicu hujan lebat dan angin kencang di wilayah Sumatera bagian utara sehingga mengakibatkan banjir dan tanah longsor. Menurutnya cuaca ekstrem dilaporkan masih akan berlangsung selama sehari ke depan.

"Masyarakat diharapkan bisa mengikuti instruksi petugas di lapangan demi mengurangi risiko korban jiwa," terang dia. dan kerusakan yang lebih besar, apalagi

Lalu, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Utara mengerahkan personel dan peralatan penanggulangan bencana ke lokasi
dampak bencana alam di sejumlah wilayah itu. Kepala Bidang Penanganan Darurat, Peralatan, dan Logistik Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumut Sri Wahyuni Pancasilawati menuturkan total ada dua tim yang sudah sampai di Kabupaten Tapanuli Selatan dengan 14 personel.

Selain itu, ada pula 17 orang personel ke lokasi bencana Kabupaten Tapanuli Tengah dan satu tim menuju Kabupaten Tapanuli Tengah dan Kota Sibolga. Ia menyebut tim masih berusaha menuju lokasi akibat adanya akses jalan yang terganggu. (Ant/H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya