Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA UKK Respirologi IDAI DR Dr Nastiti Kaswandani, Sp.A, Subsp. Resp(K) menyebutkan pencegahan pneumonia bisa dilakukan dengan melengkapi vaksinasi yang terkait dengan bakteri pneumococcus, yang bertujuan mencegah keparahan pada saat terinfeksi.
"Kalau bakteri paling banyak penyebabnya pneumococcus, vaksinnya PCV atau pneumococcal conjugate vaccine. Kemudian yang kedua yang banyak adalah HIB, kemudian pertussis ada di DPT, kemudian campak MR dan MMR mencegah penyakit campak itu juga harus diberikan pada usia mulai dari 9 bulan, vaksin influenza yang diberikan setiap tahun juga sangat bermanfaat," kata Nastiti, dikutip Senin (24/11).
Nastiti mengatakan, pneumonia adalah penyebab utama kematian pada balita, yang menurunkan fungsi alveolus pada paru-paru yang bertugas menerima oksigen dan menyalurkannya ke seluruh tubuh lewat pembuluh darah.
Ketika terjadi peradangan yang disebabkan kuman, virus atau bakteri, alveolus akan terisi cairan berwarna hijau sehingga fungsi pertukaran oksigen terganggu.
Hal ini menyebabkan organ vital seperti jantung dan otak kekurangan oksigen sehingga menimbulkan risiko kematian.
Nastiti mengatakan pneumonia bisa dengan mudah menular yang disebabkan dengan virus influenza sehingga vaksinasi berkaitan dengan influenza sangat bermanfaat untuk menurunkan atau mengurangi keparahan pneumonia.
Sementara pada vaksin PCV dengan jumlah serotipe 13 yang melindungi dari berbagai bakteri dan virus penyebab pneumonia juga penting diberikan untuk melindungi dari pneumococcus.
"Kalau dari pemerintah sudah menyediakan secara gratis di puskesmas PCV 13 pada usia anak dua bulan, tiga bulan dan 12 bulan, semua bisa mendapatkan imunisasi itu gratis tanpa biaya, tanpa mengeluarkan biaya dilakukan di puskesmas atau posyandu. Kalau mau yang lebih dari 13 boleh tidak? Boleh," kata Nastiti.
Nastiti mengingatkan orangtua untuk tidak lupa melakukan vaksinasi penguat atau booster setelah anak berusia 12 sampai 15 bulan dan 18 bulan, yang sering kali cakupannya menurun.
Berdasarkan rekomendasi IDAI, vaksinasi PCV dilakukan pada saat bayi berusia 2,4, dan 6 bulan, serta dosis penguat atau booster pada usia 12 dan 15 bulan.
Sementara HIB dan DPT diberikan pada usia 2-4 bulan dan booster pada usia 18 bulan, dan vaksin campak MR/MMR pada 9 bulan. (Ant/Z-1)
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Kemenkes ingatkan potensi penularan campak saat mudik Lebaran. Simak imbauan vaksinasi dan tips cegah penularan campak saat berlibur bersama keluarga!
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Indonesia menyambut baik rencana investasi dan kerja sama jangka panjang SINOVAC, termasuk di bidang riset dan pengembangan vaksin.
Prinsip dasar PHBS sebenarnya bersifat universal dan sederhana, yakni memastikan kebersihan tubuh dari unsur luar.
Cacar api bisa muncul saat imun menurun, terutama usia 50+. Ketahui waktu tepat vaksin herpes zoster (Shingrix), dosis, manfaat, dan siapa yang perlu konsultasi.
Narasi-narasi menyesatkan di media sosial menjadi salah satu pemicu utama keengganan orangtua untuk memberikan vaksinasi kepada anak mereka.
Vaksinolog dan internis sekaligus Chief Medical Advisor Imuni, dr. Dirga Sakti Rambe, mengatakan bahwa vaksin tidak melulu hanya diberikan untuk anak-anak.
Tingginya mobilitas masyarakat, terutama pada momen libur lebaran, menjadi salah satu faktor risiko yang patut diwaspadai orangtua mengenai risiko campak pada anak.
Waktu ideal untuk pemberian vaksinasi adalah minimal 14 hari atau dua pekan sebelum keberangkatan guna memastikan perlindungan optimal selama liburan.
Dokter mengingatkan orang tua untuk melengkapi imunisasi anak minimal dua pekan sebelum mudik Lebaran.
Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Amerika Serikat melaporkan peningkatan signifikan dalam jumlah kasus campak (measles) pada awal tahun 2026.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved