Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
PT Pertamina Gas (Pertagas) kembali menunjukkan komitmennya dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) dan memperkuat harmoni sosial di tengah masyarakat. Upaya ini diwujudkan melalui penyaluran berbagai bantuan sarana pendidikan serta dukungan pembangunan rumah ibadah, baik masjid maupun gereja, di wilayah Rokan, Riau. Selain itu, Pertagas juga memberikan santunan kepada 100 anak yatim di Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Siak sebagai bentuk kepedulian sosial perusahaan.
Corporate Secretary Pertagas, Sulthani Adil Mangatur, menegaskan bahwa dukungan tersebut merupakan bagian dari tanggung jawab sosial dan lingkungan (TJSL) perusahaan. Ia menilai peningkatan infrastruktur pendidikan serta tempat ibadah menjadi pondasi penting dalam membentuk SDM unggul yang dibutuhkan Indonesia menuju 2045.
“Peningkatan kualitas pendidikan dan kehidupan beragama berperan besar dalam mempersiapkan SDM unggul menuju Indonesia Emas 2045,” ujar Sulthani.
Menurutnya, Pertagas terus menjalankan berbagai program TJSL secara konsisten dan berkelanjutan sebagai dukungan nyata terhadap masyarakat sekitar wilayah operasi perusahaan.
Pertagas menyalurkan bantuan kepada 50 anak yatim dan memberikan dukungan pembangunan Masjid Nurul Iman serta Gereja GPDI Rantau Bais di Rokan Hilir pada Selasa (18/11). Selain itu, perusahaan juga menyerahkan bantuan sarana pendidikan serta memberikan santunan kepada 50 anak yatim dan dhuafa di bawah Yayasan Zain Nurullah di Kelurahan Simpang Belutu, Kecamatan Kandis, Kabupaten Siak.
Sulthani menegaskan bahwa Pertagas akan terus memperkuat sinergi dengan berbagai pemangku kepentingan, khususnya di wilayah operasi, untuk mendukung kinerja positif perusahaan dan memperluas manfaat sosial bagi masyarakat.
“Pertagas akan terus meningkatkan kolaborasi dengan para stakeholder guna mendukung kinerja perusahaan di seluruh lini bisnis,” kata Sulthani.
Dengan dukungan berbagai pihak, Pertagas berkomitmen memberikan kontribusi terbaik bagi ketahanan energi nasional serta memperkuat langkah menuju swasembada energi. (E-3)
MENTERI Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul menyampaikan proses penyaluran bantuan sosial (bansos) reguler pada triwulan pertama 2026 terus berjalan.
Memaknai perjalanan 19 tahun, PT Pertamina Gas (Pertagas) sebagai bagian dari Subholding Gas Pertamina menggelar serangkaian kegiatan sosial.
Perumda Air Minum PAM JAYA menargetkan pembagian 2.000 toren air gratis sepanjang 2026 bagi warga Jakarta, khususnya pelanggan kategori tertentu, guna mendukung pemerataan akses air bersih.
Mendagri Tito Karnavian memaparkan skema bansos korban bencana di Aceh, Sumut, dan Sumbar, termasuk bantuan Rp8 juta untuk rumah rusak berat serta Dana Tunggu Hunian Rp1,8 juta.
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI menyalurkan bantuan Paket Ramadan Bahagia bagi keluarga prasejahtera di wilayah Jakarta menjelang bulan Ramadan.
Ia menambahkan, pertumbuhan sektor riil bahkan melampaui laju pertumbuhan ekonomi nasional, sehingga menopang kinerja ekonomi secara keseluruhan.
Upaya membangun sumber daya manusia (SDM) nasional yang berdaya saing tak akan pernah tuntas selama akses pendidikan anak usia dini (PAUD) masih timpang.
Kepala BSKDN Kemendagri Yusharto Huntoyungo menekankan pentingnya membangun learning organization bagi ASN sebagai fondasi penguatan kinerja dan daya adaptasi organisasi.
Penguatan budaya kerja melalui program New Working Culture dan pembentukan Komite Transformasi Bisnis sebagai kunci agar semua proses organisasi berjalan adaptif.
LSP Quantum HRM Internasional dan Global Communication Network Indonesia (GCNI) resmi menjalin kerja sama strategis dalam penyelenggaraan pelatihan dan sertifikasi kompetensi.
ASN di Jatim diajak membangun kebijakan yang cerdas dan berdampak melalui penguatan sumber daya manusia (SDM) berkualitas serta pemanfaatan teknologi digital.
Data menunjukkan bahwa 93 persen profesional di Indonesia telah terekspos AI, namun kesiapan organisasi masih tertinggal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved