Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMENTERIAN Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen), memperkuat langkah pencegahan perundungan (bullying) di sekolah melalui pengembangan budaya belajar aman, nyaman, dan menyenangkan. Salah satu intervensi utama dengan Gerakan Tujuh Kebebasan Anak Indonesia Hebat yang kini diintensifkan di seluruh satuan pendidikan.
Ketua Tim Kerja Peserta Didik Kemendikdasmen, Asep Sukmayadi, menjelaskan bahwa gerakan tersebut mencakup tujuh aspek pembiasaan positif seperti bangun pagi, beribadah, berolahraga, makan sehat bergizi, belajar, bermasyarakat, dan tidur lebih awal.
Menurutnya, kebiasaan ini bukan sekadar rutinitas, tetapi bagian dari strategi membangun karakter anak yang lebih baik dan mencegah perundungan.
"Anak-anak kita hari ini menghadapi tekanan besar dari dunia digital. Interaksi melalui internet dan media sangat intens, dan ini memberi pengaruh kuat terhadap perilaku mereka. Karena itu, pembiasaan positif di sekolah dan rumah menjadi benteng pertama untuk mencegah perilaku bullying," kata Asep dalam Forum Diskusi Denpasar 12, Rabu (19/11).
Asep menegaskan bahwa tantangan terberat saat ini bukan hanya berasal dari lingkungan bermain, tetapi juga dari lingkungan virtual yang sulit diawasi langsung oleh orang ua maupun guru.
“Frekuensi anak berinteraksi dengan media makin tinggi. Ini sumber pengaruh yang tak bisa kita pandang enteng,” ujarnya.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Kemendikdasmen mendorong keterlibatan sekolah, keluarga, masyarakat, dan media. Kolaborasi ini dianggap penting agar upaya pencegahan perundungan tidak hanya berhenti pada sosialisasi, tetapi juga tercermin dalam budaya interaksi sehari-hari.
"Bapak Mendikdasmen (Abdul Mu'ti) memasukkan unsur media karena tantangan terbesar kita juga adalah bagaimana interaksi dan frekuensi anak-anak kita berinteraksi dengan media yang menjadi sumber pengaruh, yang perlu kita waspadai," ungkapnya.
Asep menambahkan bahwa pihaknya tengah mengembangkan program untuk memperkuat budaya belajar yang aman dan menyenangkan. Pendekatannya mencakup peningkatan literasi digital, penguatan regulasi internal sekolah, serta pendampingan terhadap peserta didik agar mampu mengekspresikan diri secara positif tanpa menyakiti orang lain. (Iam/M-3)
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa satuan pendidikan harus ramah anak, sehingga anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh.
PERUNDUNGAN atau bullying sesungguhnya sudah dinyatakan dilarang dan termasuk salah satu dosa besar dalam penyelenggaraan pendidikan.
Anak-anak harus dibekali dengan kemampuan untuk bersikap asertif. Hal ini bertujuan agar anak mampu menjaga batasan dirinya dalam relasi sosial.
Reaksi pertama orangtua saat mengetahui anak mereka dirundung akan sangat menentukan proses pemulihan mental sang anak.
Kemenkes mengungkapkan temuan senior yang merupakan peserta PPDS Unsri melakukan perundungan atau bullying pada juniornya dengan memeras Rp15 juta per bulan
Menteri Kesehatan Budi Gunadi Sadikin menyebut akan memberikan sanksi untuk penerbitan Surat Tanda Registrasi (STR) pelaku perundungan.
Menteri Mu'ti menekankan bahwa peristiwa ini mesti menjadi momentum evaluasi agar kejadian ini tidak terulang kembali.
Mendikdasmen Abdul Mu’ti, menyampaikan rasa duka cita yang mendalam atas berpulangnya siswa tersebut.
PENDIDIKAN merupakan salah satu sektor penting bagi pembangunan suatu negara.
Kemendikdasmen memandang peristiwa siswa bunuh diri di NTT itu sebagai kejadian yang sangat serius, serta mengingatkan bahwa kesejahteraan psikososial anak merupakan isu yang kompleks.
MENTERI Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu'ti kembali meraih penghargaan nasional. Kali ini, ia dianugerahi predikat Tokoh Pencetak Karakter Unggul Pelajar Indonesia.
KEPALA Pusat Prestasi Nasional Kemendikdasmen mengatakan selama ini pengusulan prestasi murid menjadi pertimbangan dalam jalur penerimaan berbasis prestasi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved