Headline
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Pada perdagangan kemarin, rupiah menguat tipis dan ditutup di level Rp16.936 per dolar AS.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca untuk Jumat, 14 November 2025. Berdasarkan hasil pemantauan, bibit siklon tropis 91W mulai terbentuk di perairan tenggara Filipina dan diprediksi memicu hujan sedang hingga sangat lebat di sejumlah wilayah Indonesia.
BMKG mencatat, dalam 24 hingga 30 jam ke depan, sistem tersebut diperkirakan memiliki kecepatan angin hingga 15 knot dengan tekanan udara minimum sekitar 1008 hPa dan bergerak ke arah barat laut.
Siklon membentuk daerah konvergensi memanjang dari perairan timur Filipina hingga selatan Filipina, Kalimantan Utara hingga Kalimantan Timur, serta dari Laut Sulawesi hingga Maluku Utara. Sementara itu, daerah konfluensi terpantau di Sumatera bagian tengah dan selatan, Laut Flores, serta Laut Banda.
Kondisi atmosfer ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar bibit siklon maupun di sepanjang daerah konvergensi dan konfluensi tersebut.
Melalui kanal YouTube resmi BMKG, prakirawan BMKG Yohanes menyampaikan informasi prakiraan cuaca di kota-kota besar di Indonesia:
Bagi yang beraktivitas di luar ruangan, BMKG mengimbau untuk selalu menjaga stabilitas cairan tubuh. Suhu udara esok hari diprediksi akan cukup tinggi, yaitu berkisar 31–33°C di Kota Palembang, Pangkalpinang, Serang, dan Semarang.
BMKG mengimbau masyarakat untuk waspada terhadap potensi banjir rob esok hari di beberapa daerah pesisir Indonesia seperti Kepulauan Riau, Kepulauan Bangka Belitung, selatan Jawa Barat, utara Jawa Tengah, Jawa Timur, Kalimantan Selatan, dan Kalimantan Barat.
Sumber: YouTube BMKG
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
Pada pagi hari, seluruh wilayah Jakarta diperkirakan akan hujan ringan. Namun, potensi hujan petir sudah mulai muncul sejak pagi menjelang siang.
BMKG merilis peringatan dini cuaca Jakarta Senin, 12 Januari 2026. Waspada potensi hujan petir dan angin kencang di Jaksel dan Jaktim.
Kondisi ini membentuk daerah konvergensi serta memicu peningkatan kecepatan angin atau low level jet di Samudra Hindia barat laut Aceh hingga dari Maluku Tenggara
Hujan petir berpotensi terjadi di Kepulauan Riau dan Kalimantan Selatan. Selain itu, perlu diwaspadai udara kabur di Kalimantan Barat dan Papua Pegunungan
Selain hujan lebat, BMKG memberi peringatan dini angin kencang di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Bali, serta Kalimantan Barat.
Perlu diwaspadai hujan petir di Provinsi Jawa Barat, Kalimantan Utara, Sulawesi Tengah, dan Nusa Tenggara Timur.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved