Headline
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Gara-gara Yaqut, Noel ikut ajukan jadi tahanan rumah.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca hari ini, Jumat 7 November 2025. Berdasarkan hasil pemantauan dinamika atmosfer terkini, dua siklon tropis aktif, yaitu Siklon Tropis Kalmaegi dan Siklon Tropis Fung Wong, terdeteksi memengaruhi kondisi cuaca di Indonesia.
Kedua siklon tersebut membentuk daerah konvergensi dan konfluensi, yang meningkatkan potensi pembentukan awan hujan di sejumlah wilayah Tanah Air.
BMKG mencatat, Siklon Kalmaegi bergerak dari Laut Cina Selatan utara Kalimantan menuju daratan Vietnam dan Thailand. Intensitasnya diperkirakan melemah dalam 24–48 jam ke depan, namun masih membentuk konfluensi di Laut Cina Selatan dan Laut Sulu dengan kecepatan angin lebih dari 25 knot.
Siklon Fung Wong yang berada di Samudra Pasifik timur Filipina bergerak ke arah barat–barat daya. Fenomena ini menyebabkan peningkatan kecepatan angin lebih dari 25 knot di wilayah timur Filipina hingga utara Papua, sehingga meningkatkan potensi hujan lebat dan pertumbuhan awan konvektif di wilayah sekitarnya.
BMKG memperkirakan suhu udara di beberapa kota besar akan mencapai 32–34°C, terutama di Denpasar, Kupang, Pontianak, Palangkaraya, dan Banjarmasin. Warga yang beraktivitas di luar ruangan diimbau untuk menjaga hidrasi tubuh dan menghindari paparan panas matahari langsung dalam waktu lama.
BMKG juga memperingatkan potensi gelombang tinggi 2,5-4 meter di beberapa perairan, termasuk Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Sumatera, serta perairan selatan Jawa hingga Nusa Tenggara. Kondisi ini dapat memicu banjir rob di wilayah pesisir Aceh, Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Timur, Bali, NTB, Kalimantan Selatan, Sulawesi Utara, dan Maluku.
Prakiraan cuaca BMKG 7 November 2025 menunjukkan bahwa kondisi atmosfer Indonesia masih cukup dinamis akibat dua siklon tropis aktif. Masyarakat diimbau untuk terus memantau update prakiraan cuaca harian BMKG melalui kanal resmi, serta tetap waspada terhadap potensi hujan lebat, angin kencang, dan gelombang tinggi. (YouTube BMKG/Z-10)
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
BMKG memprediksi cuaca DKI Jakarta pada 21 Maret 2026 didominasi berawan tebal dengan potensi hujan ringan di sore hari. Simak detailnya.
BMKG menjelaskan, dalam 24 jam ke depan siklon tersebut diprediksi bergerak ke arah barat menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 65 knot dan tekanan minimum 978 hPa.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melalui Stasiun Meteorologi Kelas I Hang Nadim Batam menginformasikan prakiraan cuaca pada 20 dan 21 Maret 2026.
BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan lebat hingga sangat lebat di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Nusa Tenggara Timur, Maluku
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprediksi wilayah Jabodetabek akan diguyur dengan intensitas ringan.
PRAKIRAAN cuaca Jawa Tengah hari ini 23 Maret 2026, cuaca ekstrem berpotensi terjadi di 22 daerah dan gelombang tinggi 1,25-2,5 meter berlangsung di perairan utara Jawa Tengah
Kombinasi fenomena atmosfer ini memicu potensi cuaca yang cukup signifikan di beberapa titik di Indonesia. BMKG mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan terhadap potensi Hujan
Kombinasi suhu dan kelembapan tersebut menyebabkan suhu yang dirasakan masyarakat bisa lebih tinggi dari angka sebenarnya.
BMKG mengeluarkan prakiraan cuaca NTT 22-24 Maret 2026. Sejumlah daerah diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat disertai angin kencang
Dalam 24 jam ke depan, sistem ini diprediksi bergerak menuju Teluk Carpentaria dengan kecepatan angin maksimum mencapai 30 knot dan tekanan minimum sekitar 996 hektopaskal
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved