Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
JUARA Clash of Champion 2024 Shakira Amirah menekankan bahwa kebiasaan sarapan yang rutin menggunakan makanan alami (real food) dapat membantu anak makin berprestasi.
"Aku merasa makanan ternyata mengambil peranan penting ketika aku harus belajar. Perbedaannya jauh terasa antara aku sarapan dan nggak
sarapan.," kata Shakira, dikutip Senin (3/11).
Mahasiswi Kedokteran Universitas Indonesia itu mengatakan kesehatan dan gizi adalah kunci agar anak dapat berprestasi. Anak-anak yang memakan makanan bergizi seperti telur, ikan atau daging merah dan susu dapat menjaga fokus belajarnya dan mendapat hasil yang maksimal.
Seluruh makanan alami yang termasuk dalam protein hewani itu, memiliki zat besi yang baik dan mudah terserap oleh tubuh.
Proses penyerapannya akan lebih baik jika dikombinasikan dengan makanan yang mengandung vitamin C seperti kupasan jeruk atau pepaya.
Menurutnya, tubuh akan menjadi lebih fit dan produktif.
Shakira bercerita bahwa, sejak kecil, orangtuanya selalu membiasakan anak-anaknya untuk sarapan pagi. Meski telat, ia diminta untuk membawa menu sarapan sampai ke mobil.
"Dari kecil aku punya peraturan, dari TK, SD, SMP, SMA itu wajib namanya sarapan dan (menunya) lengkap, bawa susu. Kalau enggak habis
dicekokin sama mama," ujar dia.
Sang ibu sangat ketat dalam memastikan kebutuhan gizinya dan lebih memilih untuk memasak telur dibandingkan mengonsumsi Ultra Processed Food (UPF) seperti nugget atau sosis.
Menu lain yang gemar dibuat ibu Shakiar yaitu daging ayam yang dibekukan supaya mudah diolah untuk sarapan.
Ia menyampaikan peran dan dukungan dari orangtua dan keluarga yang selalu memastikan asupan makanan bergizi yang kaya zat besi sejak masa anak-anak.
Berdasarkan sebuah penelitian yang ia pernah baca, makanan yang mengandung zat besi seperti hati juga akan membantu IQ anak untuk tidak turun.
Anak yang mengalami kekurangan zat besi, katanya, dapat mengalami penurunan IQ sebesar 5 hingga 10 poin.
"Kita mahasiswa kedokteran juga belajar bahwa itu adalah pakem, karena anemia itu akan berpengaruh kepada kepintaran anak dan kita harus
cegah itu sebaik mungkin," pungkas Shakira. (Ant/Z-1)
Pilihan mengolah pangan dengan cara dikukus membawa dampak signifikan bagi kesehatan tubuh.
bisnis bukan hanya mencari uang tapi juga sarana membuat masyarakat sehat melalui konsumsi berbahan lokal.
Kondisi ini juga sering tidak disadari oleh orang tua pada anak-anak. Anak yang terlihat malas bermain atau sering mengantuk di kelas, misalnya, belum tentu malas atau tidak fokus.
Di tengah maraknya makanan ultra-olahan dengan indeks glikemik tinggi dan karbohidrat tinggi mengancam kesehatan anak, memicu alergi. Mengenalkan anak pada real food meminimalisasi risiko
Merry menekankan pentingnya pemenuhan kebutuhan gizi ibu selama kehamilan dan menyusui untuk menunjang pemenuhan kebutuhan nutrisi anak selama 1.000 hari pertama kehidupan.
Selain gangguan perilaku seperti hiperaktif dan sulit konsentrasi, paparan layar berlebih juga memicu gangguan tidur.
Langkah pertama yang harus diperhatikan bukan sekadar menahan lapar, melainkan kesiapan fisik dan psikis sang anak untuk berpuasa di bulan Ramadan.
Ledakan emosi orangtua sering kali dipicu oleh kondisi fisik dan psikis yang sedang tidak stabil.
Emosi yang bergejolak sering kali menjadi penghalang bagi orangtua untuk berpikir jernih.
Batuk pada kasus PJB memiliki mekanisme yang berbeda dengan batuk akibat virus atau bakteri pada umumnya.
Anak-anak adalah kelompok yang paling rentan saat bencana terjadi. Hal ini karena mereka umumnya belum memiliki kemampuan untuk mengekspresikan emosi secara verbal.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved