Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
ORGANISASI Kesehatan Dunia (WHO) mengeluarkan dokumen dan rekomendasi tentang tuberkulosis dan kurang gizi. Dokumen yang dikeluarkan pada 8 Oktober 2025 tersebut dapat dipakai sebagai salah satu dasar untuk melihat dampak positif program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap penanganan Tuberkulosis (Tb). Artinya dokumen WHO ini menunjang sekaligus dua program penting pemerintah saat ini.
Ketua Majelis Kehormatan Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI) Prof Tjandra Yoga Aditama mengatakan ada tiga hal yang disampaikan pada dokumen rekomendasi WHO ini. Pertama, perlunya dilakukan penilaian dan konseling gizi pada semua pasien Tb dan juga kontak terdekatnya.
"Ini menunjukkan kenyataan bahwa cukup banyak pasien Tb dan keluarganya yang mungkin memang status gizinya tidak memadai dan bukan tidak mungkin kurang gizi," kata Tjandra dalam keterangannya, Minggu (19/10).
Poin kedua, pemberian makanan yang bergizi baik akan meningkatkan hasil pengobatan pasien Tb yang kurang gizi, pada usia berapapun, ada resistensi obat atau tidak, sedang hamil atau tidak dan juga seberapa buruknya kadar kurang gizinya.
Ketiga, dukungan gizi pada kontak serumah dapat mencegah atau setidaknya mengurangi tertular Tb, khususnya pada situasi ketika memang secara umum jaminan ketersediaan gizi tidaklah pasti terjamin.
"Dengan ketiga hal di dokumen rekomendasi WHO itu maka jelas program MBG akan dapat menunjang program penanganan Tb. Karena itu tentu dari sisi kebijakan dan juga pelaksanaan di lapangan maka ke dua program unggulan ini dapat dipadukan sehingga memberi manfaat yang optimal," ujar dia.
Tjandra juga menegaskan bahwa rekomendasi WHO terbaru ini sejalan dengan hasil penelitian penting tentang gizi dan tuberkulosis, yaitu Reducing Activation of Tuberculosis by Improvement of Nutritional Status (RATIONS). (Iam/M-3)
Tuberkulosis masih menjadi ancaman serius di Indonesia dengan lebih dari 1 juta kasus. Simak enam cara efektif mencegah penularan Tb menurut Kemenkes.
Durasi batuk merupakan indikator paling krusial dalam mendeteksi TB, terutama pada orang dewasa.
TB pada anak bukan sekadar batuk biasa, melainkan ancaman terhadap masa depan mereka.
Tuberkulosis tidak hanya ditandai batuk berkepanjangan. Kenali gejala Tb paru, Tb ekstra paru, perbedaan Tb laten dan aktif, serta cara pencegahannya.
Dengan asumsi satu alat dapat melayani 3.000 pasien, Benjamin memperkirakan 60.000 warga Makassar dapat diperiksa pada tahun 2026.
Peneliti Universitas Basel kembangkan tes sel tunggal untuk membedakan antibiotik yang hanya menghambat pertumbuhan dan yang benar-benar membunuh bakteri.
Periode paling krusial bagi perkembangan manusia terjadi pada 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Periode ini mencakup masa kehamilan hingga anak berusia dua tahun.
Persagi bersama sejumlah mitra meluncurkan Program Edukasi Gizi Serentak yang menjangkau lebih dari 1.000 sekolah di berbagai wilayah Indonesia.
Mahasiswa tetap bisa memenuhi kebutuhan gizi meski dengan anggaran terbatas.
Nutrisi seperti vitamin C, vitamin E, antioksidan, dan asam lemak sehat berperan penting dalam mendukung fungsi imun agar tubuh lebih tahan terhadap virus dan bakteri penyebab flu.
Susu sejatinya berfungsi sebagai bagian dari makanan lengkap atau sekadar makanan selingan, terutama saat sarapan.
Penerapan gizi seimbang memiliki dampak langsung pada kesehatan saluran cerna. Asupan yang tepat akan menjaga keseimbangan bakteri baik (mikrobiota) di dalam usus.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved