Headline
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Tradisi halal bi halal untuk menyempurnakan ibadah puasa Ramadan.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi meninjau aktivitas anak-anak di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Kota Bekasi, Jawa Barat.
Ia mengungkapkan Sekolah Rakyat hadir bukan hanya untuk mengentaskan kemiskinan, namun juga memastikan setiap anak Indonesia mendapatkan hak atas pendidikan, kesehatan, pengasuhan, perlindungan dari kekerasan dan diskriminasi.
"Kami berkesempatan melihat langsung aktivitas di Sekolah Rakyat Menengah Atas 13, Kota Bekasi. Suasana sekolah terasa sangat nyaman dan menyenangkan. Kami melihat secara langsung para siswa belajar dengan penuh semangat. Dari hasil obrolan singkat dengan beberapa anak, mereka menyampaikan rasa bahagia dan bangga karena mendapatkan fasilitas pendidikan yang sangat baik," kata Menteri Arifah dalam keterangan resmi, Kamis (16/10).
Menteri PPPA juga turut mengapresiasi kepada seluruh tenaga pendidik, wali asuh, dan wali asrama di Sekolah Rakyat yang telah menunjukkan dedikasi luar biasa dalam mendidik dan membimbing anak-anak. Peran mereka sangat penting dalam membentuk karakter dan kemampuan generasi muda.
Untuk mendukung hal tersebut, KemenPPPA juga siap bersinergi mendukung pengembangan pendidikan yang lebih inklusif dan berkelanjutan.
"Sebagai bentuk dukungan, kami mempunyai modul tentang pengasuhan berbasis hak anak yang dapat diimplementasikan oleh para tenaga pendidik di lingkungan Sekolah Rakyat. Modul ini diharapkan bisa menjadi salah satu sarana untuk memperkuat pendidikan karakter dan pendekatan yang ramah anak di sekolah," ujarnya.
"Mudah-mudahan ke depan, kolaborasi ini dapat dilakukan sehingga memberikan manfaat besar bagi anak-anak, guru, dan seluruh masyarakat, serta memperkuat komitmen kita bersama dalam mewujudkan pendidikan yang merata dan berkualitas di Indonesia," sambungnya.
Menteri PPPA mengungkapkan cerita yang sangat menyentuh hati dimana banyak anak di Sekolah Rakyat yang sebelumnya merasa tidak memiliki harapan untuk meraih cita-cita, namun berkat adanya Sekolah Rakyat, semangat mereka tumbuh kembali.
Menurutnya, Sekolah Rakyat menjadi sangat tepat sasaran saat anak-anak yang memang membutuhkan bisa melanjutkan pendidikan mereka di sini.
"Mereka merasa semakin percaya diri untuk menggapai masa depan yang lebih cerah. Bahkan, beberapa dari mereka menitipkan salam khusus untuk Bapak Presiden dengan ungkapan penuh cinta dan terima kasih karena telah menghadirkan fasilitas luar biasa ini bagi mereka. Ini adalah wujud kehadiran pemerintah untuk memberikan pemenuhan hak anak terkait pendidikan secara komprehensif," tuturnya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi, Lastri Fajarwati mengatakan Program Sekolah Rakyat merupakan langkah nyata pemerintah untuk memutus rantai kemiskinan melalui jalur pendidikan.
Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 13 Bekasi saat ini menjadi rumah bagi 180 siswa dari keluarga kurang mampu yang berasal dari Kota dan Kabupaten Bekasi.
"Di sekolah ini, seluruh siswa mendapatkan fasilitas pendidikan gratis, asrama, makan, pakaian, dan alat belajar. Pembelajaran di SRMA 13 mengacu pada kurikulum nasional dengan tambahan kegiatan keasramaan, seperti penguatan karakter, pendidikan agama, dan pelatihan vokasional," ucapnya.
Lastri mengungkapkan kehidupan berasrama menjadi tantangan tersendiri pada masa awal berjalannya Sekolah Rakyat ini, mengingat latar belakang siswa yang beragam.
Oleh karena itu, sekolah menjalankan program matrikulasi dan pembentukan karakter selama tiga bulan pertama. Proses adaptasi ini didampingi oleh guru, wali asrama, dan wali asuh yang merupakan pendamping Program Keluarga Harapan bersertifikasi.
“Tujuan utama dari SRMA 13 Bekasi selaras dengan arahan Presiden RI, yakni menghadirkan negara untuk mengentaskan kemiskinan melalui pendidikan. Tidak hanya menyiapkan siswa untuk lulus sekolah, tetapi juga memastikan mereka melanjutkan ke perguruan tinggi atau siap masuk dunia kerja dengan dukungan jaringan yang telah dibangun bersama Kemensos dan mitra industri," ujarnya.
"Besar harapan agar Sekolah Rakyat terus berlanjut dan diperluas karena terbukti memberi ruang bagi anak-anak dari keluarga tidak mampu untuk berkembang, mengejar mimpi dan mengubah masa depan mereka menjadi lebih baik," tambah Lastri. (H-3)
KEMENTERIAN Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Kementerian PPPA) mengawal proses pemulangan 13 korban dugaan TPPO asal Jabar yang ditemukan di Kabupaten Sikka.
Kementerian PPPA tengah melakukan koordinasi dengan dinas setempat terkait kasus anak berinisial AT (14) yang dianiaya oleh anggota Brimob di Tual, Maluku, hingga meninggal dunia.
Kementerian PPPA memastikan koordinasi dengan dinas setempat dan kepolisian terkait kasus anak meninggal dunia diduga akibat kekerasan oknum Brimob di Kota Tual, Maluku.
WAKIL Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Wamen PPPA) Veronica Tan menegaskan bahwa penguatan perlindungan anak di ruang digital harus menjadi prioritas bersama.
Deputi Bidang Pemenuhan Hak Anak Kementerian PPPA, Pribudiarta Nur Sitepu menegaskan bahwa tragedi siswa bunuh diri di NTT tersebut tidak seharusnya terjadi.
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifah Fauzi menegaskan bahwa satuan pendidikan harus ramah anak, sehingga anak mendapatkan haknya atas pendidikan secara utuh.
SEMANGAT belajar dan antusiasme para siswa mewarnai suasana di Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 10 Margaguna, Jakarta Selatan, Rabu (11/3).
Kegiatan ini berpijak pada amanat UUD 1945 Pasal 31 mengenai hak pendidikan warga negara dan semangat Keppres 120 tahun 2025 yang di keluarkan Presiden Prabowo.
Sejumlah guru Sekolah Rakyat mengikuti pelatihan internal (in house training) di Balai Latihan Kerja Industri (BLKI) Papua, Kota Jayapura, Papua.
Gubernur Banten Andra Soni menegaskan program Sekolah Gratis menjadi prioritas utama. Lebih dari 60 ribu siswa di 801 sekolah swasta telah merasakan manfaatnya.
Wamendikdasmen Fajar Riza Ul Haq tegaskan Sekolah Rakyat inisiasi Presiden Prabowo adalah jembatan emas pendidikan bagi keluarga rentan di Sukabumi.
Sekretaris Kabinet, Teddy Indra Wijaya, secara tegas membantah narasi yang mengaitkan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan pemangkasan anggaran dan program pendidikan
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved