Headline

PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.

Sanksi KPI Dinilai belum Cukup, MUI Dorong Trans7 Perbaiki Pemahaman Pluralisme

Akmal Fauzi
15/10/2025 20:41
Sanksi KPI Dinilai belum Cukup, MUI Dorong Trans7 Perbaiki Pemahaman Pluralisme
Ketua MUI Bidang Infokom, Masduki Baidlowi(ANTARA/Andi Firdaus)

KOMISI Penyiaran Indonesia (KPI) menjatuhkan sanksi penghentian sementara terhadap program Xpose Uncensore yang ditayangkan oleh Trans7, usai tayangannya dinilai menghina pondok pesantren (ponpes) dan kiai. Namun, langkah tersebut dinilai belum cukup.

Ketua MUI Bidang Infokom, Masduki Baidlowi, menilai sanksi penghentian siaran hanyalah tindakan awal. Menurutnya, perlu ada langkah konkret lain yang diambil oleh pihak Trans7.

Masduki menekankan pentingnya evaluasi internal, khususnya pada sumber daya manusia (SDM) di Trans7. Ia menduga tayangan tersebut muncul akibat kurangnya pemahaman SDM terhadap nilai-nilai pluralisme.

"Sebaiknya menurut saya pihak Trans7 mengevaluasi kembali SDM-nya. Jangan sampai mempunyai SDM yang latar belakang pemahaman yang tidak pluralisme yang cenderung menyalahkan orang lain, yang sinis pada orang lain dipelihara di situ," kata Masduki, Rabu (15/10)

Ia mengingatkan, hal semacam ini sangat berbahaya bagi dunia pertelevisian. Bila dibiarkan, bukan tidak mungkin insiden serupa akan kembali terulang di masa mendatang.

"Kalau misalnya pemahaman yang seperti itu dibiarkan bertumbuh kembang di dunia pertelevisian itu kita hanya akan menunggu waktu nanti suatu saat akan muncul kembali kejadian seperti itu," sebut dia.

Masduki menambahkan, industri televisi Indonesia membutuhkan pandangan yang inklusif dan mengedepankan toleransi terhadap perbedaan dan pemahaman. 

"Jangan sinis terhadap pemahaman oramg lain," tegasnya. (P-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akmal
Berita Lainnya
Opini
Kolom Pakar
BenihBaik