Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
AHLI gizi olahraga Emilia Achmadi menjelaskan ciri-ciri orang yang mengalami kekurangan zat besi.
"Kalau kita bicara kekurangan zat besi atau anemia, biasanya kalau secara fisik pertanda yang bisa kita lihat adalah pucat sudah pasti. Jadi, kalau orang yang kulitnya pucat itu salah satu tanda karena kulit pucat itu tidak tergantung dari warna kulit," kata Emilia, dikutip Rabu (15/10).
Emilia, yang menjadi ahli gizi Persija pada 2022-2023, menyatakan selain pucat, kekurangan zat besi juga menyebabkan kulit menjadi sangat
kering. Tanda kekurangan zat besi pada kulit juga diikuti dengan permukaan bibir yang pecah-pecah.
Tanda berikutnya yang dia sebutkan yakni sering merasa lelah dan habis energi sebelum hari berakhir. Kondisi itu akan lebih mudah terlihat pada usia anak-anak.
"Jadi, anak-anak itu kan seharusnya sangat aktif ya. Kalau kita melihat anak-anak yang harusnya pecicilan (tidak bisa diam) main kesana kemari, dia diam dan duduk, kemungkinan besar itu kekurangan zat besi," ujar dia.
Kekurangan zat besi juga dapat membuat anak cepat merasa mengantuk di kelas.
Menurut Emilia, orangtua tidak boleh menyalahkan dan menganggap anak malas, tidak cerdas dan tak bisa mengikuti pelajaran dengan baik.
"Ini adalah sebetulnya gejala-gejala yang muncul ke permukaan yang salah diartikan, tapi, sebetulnya akar permasalahannya adalah kurang
zat besi tadi," kata dia.
Ia menambahkan kalaupun dokter anak memberikan suplemen zat besi, tubuh tiap anak memiliki kemampuan yang berbeda dalam proses penyerapannya.
"Artinya kita bisa makan suplementasi, tapi, kalau kualitasnya tidak bagus, zat besi itu tidak akan diserap oleh tubuhnya. Artinya tidak akan bisa digunakan. Jadi, makan tapi tidak ada manfaatnya," tegas Emilia.
Emilia meminta agar semua keluarga selalu mengonsumsi real food atau makanan utuh dan selalu menyusun perencanaan makanan setiap hari libur sehingga anak tetap bisa mengonsumsinya meski orangtua sedang sibuk bekerja.
Dalam kesempatan itu, Emilia menyampaikan bahwa daging merah menjadi salah satu sumber utama protein yang kaya akan zat besi. Makanan lainnya yakni kuning telur, hati (liver), dan kerang.
Bahan makanan seperti ayam, bayam dan biji labu juga mengandung zat besi, namun, jumlahnya tidak sebanyak daging. Dia menekankan bahwa makanan yang warnanya semakin merah menandakan semakin tinggi kandungan zat besinya. (Ant/Z-1)
Tubuh kita bukan hanya kumpulan sel-sel, tapi juga dihuni berbagai mikroorganisme seperti bakteri, jamur, hingga yeast.
MEMBERSIHKAN makeup merupakan langkah penting dalam menjaga kesehatan kulit, terutama area wajah yang sensitif seperti mata.
Artinya, dua dari 5 penduduk Indonesia berisiko osteoporosis, dan perempuan berisiko lebih tinggi mengalami osteoporosis.
Jika mikroplastik masuk ke dalam tubuh, partikel dengan ukuran kurang dari 100 nanometer dapat mencapai hampir semua organ dalam tubuh manusia setelah masuk ke dalamnya.
Tahukah kamu, bagaimana cara sel saraf menghantarkan impuls? Simak penjelasannya.
NASI dituding sebagai biang kerok perut buncit. Guru Besar Pangan dan Gizi IPB University, Profesor Ali Khomsan menilai anggapan tersebut lahir akibat kurangnya pemahaman soal gizi seimbang
Dokter dan ahli gizi Tan Shot Yen ingatkan takjil bukan ajang makan besar. Cukup air putih dan 3 kurma untuk rehidrasi tubuh saat buka puasa. Cek tips sehatnya di sini.
Hati-hati, kenyang karena takjil berisiko picu kekurangan protein saat puasa. Simak penjelasan ahli gizi Dr. Rita Ramayulis tentang pola makan sehat.
Ahli gizi Alvaro Vargas menegaskan bahwa roti gandum utuh 100 persen justru dapat menjadi bagian penting dari pola makan sehat.
KETUA Umum DPP Persatuan Ahli Gizi Indonesia (Persagi), Doddy Izwardy, menyoroti pentingnya perubahan perilaku masyarakat dalam pola makan sehat.
Dalam hal serat, asupan yang terlalu tinggi dapat mengganggu keseimbangan nutrisi secara keseluruhan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved