Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Cerebral palsy adalah gangguan permanen pada gerakan, postur, dan koordinasi yang disebabkan oleh kerusakan otak atau perkembangan otak yang tidak normal pada masa janin, persalinan, atau dua tahun pertama kehidupan anak. Kondisi ini nonprogresif tetapi gejala dan dampaknya bervariasi luas antara individu, dan sering disertai masalah lain seperti gangguan kognitif, penglihatan, pendengaran, atau kejang.
Direktur Pelayanan Kesehatan Kelompok Rentan Kemenkes Imran Pambudi menjelaskan terdapat enam kelompok yang lebih sering terdampak cerebral palsy.
Sumber statistik global umumnya melaporkan insidensi sekitar 2-3 kasus per 1.000 kelahiran hidup, dengan variasi regional dan kecenderungan lebih tinggi di beberapa negara berpendapatan rendah atau kelompok sosial rentan.
Secara global angka orang dengan cerebral palsy diperkirakan puluhan juta; lembar fakta dan analisis registri menunjukan estimasi sekitar 50 juta penyandang cerebral palsy di seluruh dunia dan bahwa prevalensi kelahiran hidup di negara berpenghasilan tinggi berada di kisaran 1,5-1,6 per 1.000 kelahiran hidup.
Sementara data dari beberapa wilayah berpendapatan rendah dan menengah menunjukkan angka yang lebih tinggi hingga sekitar 3,4 per 1.000 pada kelompok tertentu. (E-3)
Stroke tetap menjadi penyebab kematian kedua terbesar di dunia serta salah satu penyakit utama yang menimbulkan kecacatan jangka panjang.
Letrozole dan irinotecan, memiliki potensi mengejutkan untuk membalikkan kerusakan otak akibat penyakit Alzheimer pada tikus.
Depresi tidak hanya memengaruhi emosi, tapi juga dapat merusak struktur otak seperti hippocampus dan prefrontal cortex.
Kebiasaan adalah pola tindakan yang kita lakukan setiap hari, sering tanpa sadar. Namun, banyak dari kebiasaan ini yang bisa membawa dampak buruk, terutama bagi kesehatan otak.
Penelitian terbaru mengungkap bahaya lonjakan gula darah setelah makan terhadap kesehatan otak. Risiko Alzheimer meningkat drastis tanpa terlihat melalui kerusakan fisik otak.
Penelitian terbaru selama 25 tahun menemukan kaitan antara konsumsi keju tinggi lemak dengan penurunan risiko demensia. Simak fakta menariknya di sini.
Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa konsumsi ikan secara rutin berkaitan dengan kesehatan otak yang lebih baik.
Alih-alih bekerja lebih efektif, multitasking dapat membuat kinerja otak menurun dan memicu berbagai masalah kesehatan fisik maupun mental.
Studi Stanford yang menganalisis data kesehatan di Wales menemukan lansia penerima vaksin shingles memiliki risiko demensia 20% lebih rendah.
Demensia masih menjadi persoalan kesehatan global dengan jumlah kasus yang terus bertambah setiap tahun.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved