Headline
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Ada kelompok yang nyaman dengan kelakuan lama, ingin intervensi meski tak lagi berkuasa.
Kumpulan Berita DPR RI
DOKTER spesialis gizi klinik Universitas Indonesia (UI) dr. Pande Putu Agus Mahendra, M.Gizi, Sp.GK, mengingatkan masyarakat agar tidak sembarangan dalam melakukan aktivitas fisik.
Ia mengatakan olahraga sangat penting untuk kesehatan jantung, tetapi harus dilakukan sesuai kapasitas tubuh agar tidak menimbulkan masalah.
"Yang terpenting adalah mengetahui kemampuan tubuh lebih dahulu," kata Pande, dikutip Jumat (3/10).
Ia menyampaikan, banyak kasus gangguan kesehatan muncul akibat seseorang memaksakan diri berolahraga dengan intensitas tinggi. Padahal sebelumnya jarang atau bahkan tidak pernah beraktivitas fisik.
Sebagai pedoman, Pande merekomendasikan olahraga minimal 150 menit per minggu atau 30 menit setiap hari selama lima kali dalam seminggu, dengan intensitas yang ditingkatkan secara bertahap.
Anggota tim Monev Medis dan Nutrisi Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) itu mengungkapkan, aspek lain yang tidak kalah penting dalam memelihara kesehatan jantung adalah menjaga pola hidrasi.
Menurut dia, dehidrasi atau kekurangan cairan dapat memicu gangguan pada sistem tubuh, khususnya curah jantung dan ginjal.
"Dehidrasi akan memicu ketidakseimbangan mineral dan vitamin larut air, yang akhirnya bisa menimbulkan masalah serius," ujarnya.
Tidak hanya itu, Pande juga menekankan peran nutrisi sebelum dan sesudah olahraga.
Karbohidrat, kata dia, berfungsi sebagai bahan bakar utama dan cadangan energi, sementara protein berperan dalam proses pemulihan sel.
"Komponen makronutrien dengan rasio seimbang sangat diperlukan agar manfaat olahraga lebih optimal," tambahnya.
Lebih lanjut ia juga mengingatkan bahwa menjaga kesehatan jantung tidak hanya bergantung pada olahraga, tetapi juga menjaga metabolisme.
Gangguan metabolisme seperti hipertensi dan diabetes juga perlu perhatian karena keduanya berperan besar memicu komplikasi pada organ vital.
Ia berharap masyarakat lebih sadar bahwa olahraga aman dan terukur merupakan kunci menjaga jantung agar tetap sehat.
"Olahraga secara rekomendasi lakukan bertahap dari intensitas rendah dahulu yang akhirnya akan meningkat bertahap. Olahraga tujuannya untuk kebugaran dan kesehatan, berbeda dengan atlet yang berlatih demi prestasi maksimal," pungkasnya. (Ant/Z-1)
Metode MENARI dilakukan dengan meletakkan jari telunjuk dan tengah pada pergelangan tangan atau leher selama 30 detik, lalu hasilnya dikalikan dua untuk mendapatkan denyut per menit.
Saat berat badan berlebih, tubuh tidak hanya menyimpan lemak ekstra. Sistem metabolisme ikut berubah.
Diet karnivora tidak direkomendasikan karena bertentangan dengan prinsip dasar gizi seimbang dan tidak direkomendasikan untuk masyarakat umum.
Penyakit jantung bawaan merupakan kelainan struktur jantung yang didapat sejak lahir dan berpotensi mengganggu aliran darah ke seluruh tubuh.
Penyakit jantung masih menjadi salah satu penyebab kematian tertinggi di Indonesia, dengan angka kejadian yang terus meningkat seiring perubahan gaya hidup.
Stres akibat tekanan ekonomi dan ketidakamanan pangan berpotensi mempercepat penuaan jantung, bahkan setara atau lebih besar dibandingkan faktor risiko penyakit jantung.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved