Headline
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Taksiran kerugian itu belum yang diderita masyarakat, termasuk para pelaku usaha.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR PT NutriSains (Pharos Group), dr Mariani Leman menekankan pentingnya langkah proaktif masyarakat menjaga kadar kolesterol untuk mencegah risiko penyakit jantung.
"Menjaga kolesterol bukan hanya mencegah penyakit, tapi juga memastikan kualitas hidup tetap terjaga," kata Mariani, dikutip Kamis (2/10).
Ia mengatakan, kolesterol tinggi masih menjadi ancaman serius bagi kesehatan masyarakat Indonesia.
Data Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menunjukkan, satu dari tiga orang dewasa hidup dengan kadar kolesterol di atas normal, dan lebih dari separuhnya tidak menyadari kondisi tersebut karena sering kali tidak menimbulkan gejala.
Mariani mengungkapkan, situasi ini membuat kolesterol tinggi kerap disebut sebagai silent killer.
Ia menjelaskan, kadar kolesterol yang tidak terkontrol dapat memicu berbagai penyakit kardiovaskular, seperti jantung lemah, hipertensi, hingga stroke.
Tidak hanya itu, kolesterol tinggi kini tidak hanya menyerang lansia, tetapi juga usia produktif.
Gaya hidup sibuk, pola makan tinggi lemak seperti gorengan dan santan, serta kurangnya aktivitas fisik menjadi faktor risiko yang kini banyak ditemui pada kelompok muda.
"Faktanya, banyak orang baru peduli setelah masalah datang. Padahal, kolesterol tinggi sering tidak menunjukkan gejala apa pun," ujarnya.
Menurut Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), menjaga kadar kolesterol dalam batas normal dapat menurunkan risiko penyakit jantung hingga 50%.
Dalam rangka memperingati Hari Jantung Sedunia 2025, masyarakat diimbau melakukan upaya pencegahan penyakit melalui pola makan seimbang, rutin berolahraga, pemeriksaan kesehatan berkala, serta dukungan nutrisi tambahan yang tepat.
Suplemen makanan dengan kandungan Omega 3, 6, 9 dan GLA dinilai membantu menurunkan kolesterol jahat (LDL), meningkatkan kolesterol baik (HDL), sekaligus menjaga peredaran darah tetap lancar.
"Jangan tunggu sampai kolesterol memberi tanda bahaya. Omepros jadi pilihan praktis bagi mereka yang ingin menurunkan kolesterol dan
menjaga kesehatan jantung," pungkas Mariani. (Ant/Z-1)
Peningkatan risiko penyakit jantung koroner pada golongan darah non-O diduga berkaitan dengan kadar faktor pembekuan darah dan penanda inflamasi yang lebih tinggi.
Nyeri leher tak selalu akibat salah tidur. Dalam kondisi tertentu, sakit leher bisa menjadi gejala serangan jantung. Kenali tanda dan risikonya.
Tes darah baru mampu mendeteksi risiko komplikasi mematikan pada pasien hypertrophic cardiomyopathy (HCM). Terobosan besar bagi jutaan pengidap jantung genetik.
Peradangan kronis pada gigi dan gusi bukan sekadar rasa nyeri, melainkan proses biologis yang memengaruhi pembuluh darah.
Para pelari disarankan agar rutin mendeteksi masalah jantung, seperti keberadaan plak, sedini mungkin.
LDL, yang dikenal sebagai kolesterol jahat, merupakan faktor utama penyakit kardiovaskular.
Peningkatan risiko penyakit jantung koroner pada golongan darah non-O diduga berkaitan dengan kadar faktor pembekuan darah dan penanda inflamasi yang lebih tinggi.
Nyeri leher tak selalu akibat salah tidur. Dalam kondisi tertentu, sakit leher bisa menjadi gejala serangan jantung. Kenali tanda dan risikonya.
Pola makan berperan besar dalam kesehatan jantung. Kenali 5 jenis makanan tinggi garam, gula, dan lemak yang dapat meningkatkan risiko penyakit jantung dan sebaiknya dihindari.
Studi terbaru mengungkap tingkat obesitas di AS melonjak drastis hingga 70% setelah standar pengukuran baru yang menggabungkan BMI dengan lingkar pinggang diterapkan.
Studi terbaru mengungkap jalan kaki lebih dari 10 menit dapat menurunkan risiko penyakit kardiovaskular dan kematian dini, terutama bagi orang dengan gaya hidup sedentari.
Kolesterol yang tinggi sering disebut sebagai silent killer dan dapat menjadi penyebab dari berbagai penyakit serius.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved