Headline
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Pemprov Jabar identifikasi warga yang betul-betul tak mampu.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA Program Vaksinasi Nasional Prof. Dr. dr. Sri Rezeki Hadinegoro, Sp.A(K), mengatakan penyakit demam berdarah dengue (DBD) dapat menyebabkan dehidrasi parah hingga pengentalan darah pada anak.
"Dengue adalah penyakit yang dapat menyerang siapa saja tanpa memandang usia, di mana seseorang tinggal, maupun gaya hidup dan bukan
hanya saat musim hujan, tetapi, juga mengancam sepanjang tahun," kata Sri, dikutip Rabu (1/10).
Dia meminta masyarakat waspada karena DBD dapat mengenai siapa saja dalam keluarga, Pada anak, gejalanya akan semakin parah karena kekebalan tubuhnya tidak sekuat orang dewasa.
Menurut dia, jika tidak tertangani dengan baik, DBD dapat menyebabkan kebocoran pembuluh darah, yang berujung pada kebocoran plasma sehingga darah menjadi kental. Darah yang kental akan memperlambat aliran darah dan menghambat proses penyaluran oksigen ke seluruh tubuh.
"Oksigen adalah salah satu kehidupan kita, kalau berkurang, darahnya akan kolaps. Jadi, syok, tidak sadar dan bisa kejang seperti itu," kata Sri.
Sri menyampaikan anak menjadi lebih rentan karena sulit untuk mengungkapkan gejala-gejala yang dia rasakan.
Dia menyampaikan mungkin anak yang berusia lima tahun ke atas sudah lebih dapat diajak berdiskusi, namun, tak jarang pula mereka menyembunyikan perasaannya dan menyangkal keluhan yang dirasakan.
Pemerintah bersama Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI) bekerja sama menggenjot cakupan vaksinasi dengue dengan target sasaran utama anak-anak yang duduk di bangku sekolah dasar (SD) sebagai bentuk pemantauan aktif vaksinasi dengue di Jakarta.
Pemantauan yang akan berlangsung selama tiga tahun itu juga dijadikan waktu untuk memberikan sosialisasi, pendidikan dan edukasi terkait pentingnya vaksinasi dengue beserta dengan manfaatnya dan Kejadian Ikutan Pascaimunisasi (KIPI) bagi anak pada kemudian hari.
Vaksin akan diberikan sebanyak dua dosis dengan rentang jarak pemberian tiga bulan. (Ant/Z-1)
KASUS demam berdarah di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, melonjak tajam. Dalam satu bulan sebanyak 157 warga terkena penyakit akibat gigitan nyamuk Aedes aegypti itu.
Pada 2025, tercatat 161.752 kasus Dengue dengan 673 kematian yang tersebar di hampir seluruh wilayah Indonesia.
Cuaca 2026 semakin tak menentu. Simak panduan medis menjaga imunitas tubuh, mencegah penyakit pancaroba, dan tips menghadapi gelombang panas (heatwave).
Kementerian Kesehatan memperkuat kewaspadaan terhadap peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan.
Gejala DBD umumnya meliputi demam tinggi, sakit kepala, nyeri otot dan sendi, mual, serta munculnya bintik-bintik merah di kulit.
Peneliti internasional menciptakan jamur Metarhizium beraroma bunga yang mampu menarik dan membunuh nyamuk pembawa penyakit seperti malaria dan demam berdarah.
Selain DBD, Rano juga menyoroti masih tingginya kasus tuberkulosis (TBC) di Jakarta. DKI Jakarta masih berada di peringkat delapan nasional untuk kasus TBC.
Kasus leptospirosis di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, meningkat tajam sepanjang 2025. Sebaliknya, kasus demam berdarah dengue (DBD) justru mengalami penurunan.
ECDC mencatat lebih dari 5 juta kasus demam berdarah dengue (DBD) secara global sepanjang Januari hingga Desember 2025.
Vaksin yang sedang diuji adalah V181-005, sebuah formulasi baru yang berpotensi memberikan perlindungan yang lebih cepat dan efisien.
Berdasarkan data Sistem Kewaspadaan Dini dan Respon (SKDR), selama Januari hingg 30 Oktober 2025 angka demam berdarah dengue (DBD) di Indonesia mencapai 131.393 kasus.
Kementerian Kesehatan memperkuat kewaspadaan terhadap peningkatan kasus demam berdarah dengue (DBD) di musim hujan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved