Headline
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Diskoneksi antara tren rupiah dan IHSG dipengaruhi kredibilitas kebijakan makro.
Kumpulan Berita DPR RI
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis prakiraan cuaca hari ini untuk Jumat, 26 September 2025. Berdasarkan pemantauan, siklon tropis Bualoi diperkirakan bergerak ke arah barat hingga barat laut dengan kecepatan angin maksimum 65-75 knot dan tekanan minimum 965 hPa.
Fenomena ini dapat meningkatkan kecepatan angin permukaan hingga lebih dari 25 knot dan membentuk daerah konvergensi di sejumlah wilayah. BMKG mencatat konvergensi terbentuk dari pesisir barat Sumatera Barat hingga Bengkulu, Laut Natuna Utara hingga Laut Cina Selatan, pesisir utara Jawa Timur hingga Jawa Tengah, pesisir timur Kalimantan Selatan hingga Kalimantan Utara, Nusa Tenggara, Laut Banda, Laut Maluku, hingga Papua Barat Daya.
Selain itu, daerah konfluensi juga terpantau di Laut Cina Selatan, Laut Andaman, Laut Natuna, Laut Halmahera, dan Samudra Pasifik utara Papua. Kondisi ini meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar siklon tropis maupun sepanjang wilayah konvergensi dan konfluensi.
Melalui kanal YouTube resminya, BMKG menyampaikan detail prakiraan cuaca hari ini di kota-kota besar:
BMKG memperkirakan suhu tinggi 32-34°C di Palembang, Pangkal Pinang, Serang, Semarang, dan Surabaya. Selain itu, masyarakat diminta mewaspadai gelombang tinggi 2,5-4 meter di:
BMKG juga memperingatkan adanya potensi banjir rob di wilayah pesisir Sumatera Utara, Kepulauan Riau, Banten, dan Maluku.
Kesimpulan
Berdasarkan prakiraan cuaca BMKG 26 September 2025, siklon tropis Bualoi memengaruhi cuaca di berbagai wilayah Indonesia. Masyarakat diimbau tetap waspada terhadap hujan lebat, angin kencang, gelombang tinggi, dan potensi banjir rob. Untuk informasi lebih detail, masyarakat bisa memantau prakiraan cuaca hari ini melalui kanal resmi BMKG.
BMKG menggelar Operasi Modifikasi Cuaca di wilayah Jabodetabek mulai 16 hingga 22 Januari 2026 mitigasi menekan potensi bencana hidrometeorologi akibat tingginya curah hujan
Peran aktif masyarakat dalam meningkatkan kesiapsiagaan dapat meminimalisir risiko dan dampak bencana akibat cuaca ekstrem, sehingga keselamatan dan keamanan bersama tetap terjaga.
BMKG bersama dengan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) DKI Jakarta serta TNI Angkatan Udara menggelar operasi modifikasi cuaca (OMC) di wilayah Jakarta dan sekitarnya
BMKG, TNI AU, dan BPBD DKI Jakarta gelar Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) 16-22 Januari 2026 untuk cegah bencana hidrometeorologi di Jabodetabek.
hujan dengan intensitas sedang – lebat disertai petir/kilat dan angin kencang berpotensi terjadi di Kabupaten Badung, Tabanan, Jembrana, Bangli, Gianyar, Karangasem, Klungkung, Buleleng
Langkah ini diambil untuk menekan intensitas hujan di daratan dengan cara menebar garam di awan-awan hujan sebelum memasuki wilayah pemukiman padat.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menetapkan status siaga hujan lebat untuk wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Tengah pada 10 hari (dasarian) terakhir di Januari 2026.
BMKG memprediksi hujan ringan hingga sedang mengguyur seluruh wilayah Jakarta hari ini, 21 Januari 2026. Cek jadwal hujan dan suhu udara di sini.
Berdasarkan analisis dinamika atmosfer terbaru, wilayah Sumatra bagian selatan, Jawa, Bali, hingga Nusa Tenggara diprakirakan mengalami hujan dengan intensitas tinggi.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan cuaca cerah berawan sampai hujan intensitas ringan mendominasi sejumlah wilayah Indonesia pada 21 Januari 2026.
Suhu udara rata-rata 11 hingga 32 derajat Celcius dengan kelembaban udara 56-99 persen dan angin bertiup dari Selatan hingga Barat dengan kecepatan 3 hingga 7 km per jam.
CUACA ekstrem masih berpotensi di 20 daerah Selasa (20/1), hingga berdampak bencana hidrometeorologi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved