Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
Kanker adalah salah satu penyakit paling ditakuti di dunia. Gaya hidup tidak sehat, polusi, stres, dan pola makan buruk menjadi faktor risiko utamanya. Untungnya, banyak penelitian menunjukkan bahwa beberapa jenis makanan tertentu dapat mengurangi risiko kanker berkat kandungan antioksidan, vitamin, mineral, serta fitokimia yang melindungi tubuh dari kerusakan sel.
Sayuran seperti brokoli, kembang kol, dan kubis mengandung sulforaphane, senyawa yang mampu melindungi DNA sel dari kerusakan.
Tomat kaya akan likopen, antioksidan kuat yang dikaitkan dengan pencegahan kanker prostat.
Mengandung beta-karoten yang melawan radikal bebas penyebab kanker.
Blueberry, stroberi, dan raspberry mengandung antocyanin yang dapat menekan pertumbuhan sel kanker.
Kaya akan vitamin C, meningkatkan sistem kekebalan tubuh sekaligus melawan zat karsinogen.
Almond, kenari, dan kedelai mengandung serat, protein nabati, serta isoflavon yang baik untuk mencegah kanker.
Mengandung lignan dan omega-3 yang mendukung kesehatan sel.
Kurkumin dalam kunyit bersifat anti-inflamasi dan dapat menekan pertumbuhan sel kanker.
Senyawa organosulfur di dalamnya dapat menghambat pertumbuhan sel kanker di tubuh.
Salmon, sarden, dan makarel kaya omega-3 yang mampu mengurangi peradangan.
Sumber lemak sehat dengan polifenol yang mendukung kesehatan tubuh.
Oat, beras merah, dan gandum utuh membantu menjaga usus sehat dan mencegah kanker kolorektal.
Bayam, kale, dan sawi hijau kaya klorofil dan folat untuk perlindungan sel.
Mengandung katekin (EGCG) yang dapat menekan pertumbuhan sel kanker.
Mengandung polifenol dan antioksidan yang bermanfaat bagi tubuh.
Selain makanan, penting juga menjaga pola hidup sehat agar manfaatnya lebih maksimal:
Mengonsumsi makanan sehat seperti sayuran hijau, buah kaya antioksidan, kacang-kacangan, rempah herbal, hingga ikan berlemak dapat membantu mencegah kanker secara alami. Meski tidak ada jaminan 100%, pola makan sehat ditambah gaya hidup yang baik bisa mengurangi risiko kanker secara signifikan. (Z-10)
Fenomena menyewa tas bermerek kini menjadi tren yang semakin digandrungi, terutama untuk merek-merek ikonik seperti Dior dan Chanel.
Pengembangan kawasan hunian di Bali mulai bergerak ke arah yang lebih luas dari sekadar pembangunan properti.
Ramadan selalu menjadi momen istimewa untuk berkumpul dan menikmati kebersamaan bersama orang terdekat.
Ari Fahrial Syam ungkap kunci sembuh GERD: perubahan gaya hidup, stop rokok, hingga pengobatan tuntas dengan obat golongan P-CAB terbaru. Cek di sini!
Sekitar 619 juta orang mengalami nyeri punggung bawah pada 2020.
Kepastian halal tetap memerlukan sistem dan regulasi yang jelas. Kemenag mengajak generasi muda untuk menambah pemahaman terkait halal.
Matcha memang kaya akan katekin, terutama epigallocatechin gallate (EGCG) yang bersifat antioksidan.
Minyak sawit sering dianggap berbahaya. Simak fakta ilmiah tentang komposisi lemak, risiko kanker, obesitas, dan kesehatan jantung yang jarang diketahui publik.
Riset terbaru menunjukkan rutin mengonsumsi kacang pecan efektif menurunkan kolesterol LDL dan menjaga kesehatan jantung tanpa risiko berat badan naik.
Penelitian menunjukkan kulit lemon punya aktivitas antioksidan lebih kuat daripada airnya.
Berbagai makanan kaya serat dan antioksidan dapat membantu menurunkan risiko kanker, bila dikonsumsi sebagai bagian dari pola makan sehat.
Penelitian terhadap 4.514 perempuan menunjukkan pola makan tinggi antioksidan dapat menunda menopause hingga satu tahun dan menurunkan risiko menopause dini.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved