Headline
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Diskon transportasi hingga 30%, bantuan pangan, dan sistem kerja fleksibel bergulir.
Kumpulan Berita DPR RI
HARI Anak Nasional 2025 diperingati pada 23 Juli 2025 dan menandai tahun ke-41 sejak pertama kali diselenggarakan. Peringatan tahun ini mengusung tema Anak Hebat, Indonesia Kuat menuju Indonesia Emas 2045 yang mencerminkan komitmen bersama untuk membangun semangat generasi penerus bangsa yang sehat, cerdas, dan terlindungi.
Peringatan Hari Anak Nasional merupakan bentuk nyata dari penghormatan, perlindungan, dan pemenuhan hak anak sebagai generasi penerus bangsa yang memiliki peran strategis dalam pembangunan nasional. "Anak-anak merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga, dilindungi, dan dipersiapkan dengan baik sejak dini, ujar Direktur Pemasaran BRi Life Sutadi dalam keterangannya, Jumat (25/7).
Dalam rangka memaknai peringatan Hari Anak Nasional tahun ini, pihaknya bekerja sama dengan masyarakat Menteng Dalam Jakarta Selatan menyelenggarakan rangkaian kegiatan sosial dan edukatif yang ditujukan bagi anak-anak dan orangtua. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi momen berharga dalam meningkatkan kesadaran bersama akan pentingnya masa tumbuh kembang anak secara optimal sekaligus memperkuat peran keluarga dan lingkungan dalam membentuk generasi penerus bangsa yang sehat, kreatif, dan berakhlak mulia.
Berbagai kegiatan sosial dan edukatif itu antara lain penyuluhan kesehatan mulut dan gigi, penyuluhan gizi dan kesehatan anak, edukasi mengenai peran keluarga dalam mendukung tumbuh kembang anak, khususnya terkait stunting pada anak dan balita, serta upaya pencegahannya. Selain itu diadakan gim edukatif dan interaktif bagi peserta ibu dan anak.
Pihaknya berkomitmen menciptakan ruang yang aman, menyenangkan, dan edukatif bagi anak-anak. Selain itu, kegiatan itu bertujuan memberikan edukasi kepada para orangtua mengenai pentingnya pemenuhan gizi, kesehatan, serta perlindungan anak secara menyeluruh. (I-2)
Kekerasan terhadap perempuan dan anak bukan isu sektoral semata, melainkan persoalan kebangsaan yang membutuhkan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.
Kasus gangguan jiwa anak dan remaja di Jawa Barat meningkat. RSJ Cisarua mencatat kunjungan naik hingga 30 pasien per hari, depresi jadi kasus dominan.
Edukasi seksual tidak perlu menunggu anak dewasa. Sebaliknya, langkah perlindungan ini justru harus dimulai sejak usia dini untuk membentengi anak dari pelecehan seksual.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Kurangnya paparan sinar matahari akibat cuaca mendung dan hujan terus-menerus berisiko menurunkan produksi Vitamin D alami dalam tubuh.
Orangtua perlu membedakan penggunaan gawai untuk kebutuhan produktif dan hiburan.
Pendekatan bermain jauh lebih efektif dalam memberikan edukasi seksual karena membuat informasi lebih mudah diterima tanpa menciptakan rasa takut pada anak.
Langkah preventif harus dimulai bahkan sebelum keberangkatan. Orangtua diminta untuk tidak meremehkan pemeriksaan kesehatan awal bagi anak.
Data menunjukkan sekitar 30% bayi mengalami gumoh, dengan puncak frekuensi pada usia 3 hingga 4 bulan.
Pemerintah mengingatkan orangtua agar tidak melepas anak-anak ke dunia maya tanpa bekal pemahaman yang cukup mengenai konten yang mereka konsumsi beserta konsekuensinya.
Tantangan ruang digital bagi anak-anak di Indonesia kini telah bergeser dari sekadar konten negatif menuju ancaman yang bersifat personal dan sulit terdeteksi.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved