Headline
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Sekitar 50% anak pengguna internet pernah terpapar konten seksual di medsos.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi prakiraan cuaca untuk Sabtu, 28 Juni 2025.
BMKG menginformasikan potensi cuaca ekstrem yang terjadi di beberapa wilayah Indonesia, termasuk berawan, berawan tebal, hujan ringan, hujan sedang, serta hujan disertai petir.
Bibit Siklon Tropis 97W diprakirakan berada di Samudra Pasifik Timur Filipina, dengan kecepatan angin 15 not dan arah pergerakan ke Barat-Barat Laut.
Potensi bibit Siklon Tropis ini untuk menjadi Siklon Tropis dalam 97 jam ke depan berada dalam kategori rendah.
Sirkulasi siklonik terpantau berada di Selat Makassar dan Samudra Pasifik timur Laut Filipina, yang membentuk daerah perlambatan kecepatan angin atau konvergensi, dan daerah pertemuan angin atau konfluensi yang memanjang di Laut Banda hingga Selat Makassar bagian Selatan.
Kondisi tersebut mampu meningkatkan meningkatkan potensi pertumbuhan awan hujan di sekitar sirkulasi siklonik, di sepanjang daerah konvergensi atau konfluensi tersebut.
Terdapat juga gelombang atmosfer yang aktif di wilayah Indonesia, seperti Equatorial Rossby yang berpengaruh di wilayah Kalimantan Utara, Kalimantan Timur, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur dan Pulau Jawa.
Kombinasi dinamika atmosfer tersebut menyebabkan potensi hujan sedang hingga lebat yang perlu di waspadai, perlu ditingkatkan pula kesiapsiagaan potensi hujan lebat hingga sangat lebat meliputi wilayah:
Peningkatan kecepatan angin permukaan hingga mencapai lebih dari 25 not terpantau di Laut Andaman, Laut Utara Aceh, Laut Cina Selatan, Perairan Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat hingga Jawa Tengah, Teluk Karpentaria hingga Laut Arafuru dan Perairan Selatan Papua Selatan.
Yang mampu meningkatkan ketinggian gelombang di wilayah perairan tersebut.
Waspadai juga ketinggian gelombang 2,5 hingga 4 meter di Samudra Hindia Selatan Banten hingga Nusa Tenggara Timur dan waspadai pula potensi banjir rob di pesisir:
Prakiraan cuaca ini merupakan gambaran umum kondisi cuaca di wilayah masing-masing. Untuk mendapatkan informasi cuaca yang lebih spesifik dan terkini setiap 3 jam.
Masyarakat dapat mengakses aplikasi Info BMKG yang tersedia di Play Store dan App Store, atau website resmi BMKG di www.bmkg.go.id dan media sosial @infobmkg.
Sumber: YouTube BMKG
DALAM empat hari ke depan, potensi gelombang tinggi diperkirakan melanda di sejumlah perairan laut Bali, mulai dari Selat Bali bagian Selatan, Selat Badung hingga Selat Lombok bagian Selatan.
BMKG mencatat peluang hujan di wilayah Kepri pada hari tersebut berada dalam kategori rendah hingga menengah (20–40 persen), dengan sebaran yang tidak merata.
BADAN Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan potensi cuaca signifikan akan melanda berbagai wilayah Indonesia pada Sabtu, 28 Maret 2026.
Gempa bumi tektonik berkekuatan M 6,2 mengguncang wilayah Yalimo, Papua Pegunungan, Jumat (27/3/2026).
BMKG peringatkan hujan lebat hingga angin kencang saat arus balik Lebaran 2026. Potensi cuaca ekstrem terjadi di banyak wilayah.
Akan tetapi, katanya, mulai Kamis ini, kondisi atmosfer menunjukkan peningkatan pertumbuhan awan yang berpotensi memicu hujan di wilayah Cilacap dan sekitarnya.
Gelombang tinggi di perairan mereda, namun air laut pasang (rob) masih berlangsung di perairan utara dengan ketinggian maksimum 1 meter.
BMKG peringatkan hujan lebat hingga angin kencang saat arus balik Lebaran 2026. Potensi cuaca ekstrem terjadi di banyak wilayah.
DKI Jakarta memperkuat kesiapsiagaan menghadapi potensi banjir seiring meningkatnya risiko cuaca ekstrem dan memastikan pompa pengendali banjir siaga
BMKG Semarang peringatkan potensi bencana hidrometeorologi di Jawa Tengah dalam 3 hari ke depan. Cek daftar 10 daerah yang wajib waspada cuaca ekstrem!
BMKG menyebut cuaca hari ini, Rabu, 25 Maret 2026 dan beberapa hari ke depan di sejumlah wilayah Indonesia diperkirakan akan mengalami peningkatan intensitas.
"Perubahan cuaca yang cepat juga perlu menjadi perhatian dalam merencanakan perjalanan darat, laut, dan udara, termasuk aktivitas luar ruang seperti ibadah dan wisata."
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved