Headline
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Pemerintah menyebut suplai minyak dari Amerika akan meningkat.
Kumpulan Berita DPR RI
KONSULTAN infeksi dan penyakit tropis anak FKUI RSCM Mulya Rahma Karyanti mengatakan, jus jambu biji merah belum terbukti secara ilmiah mampu menaikkan trombosit pada pasien dengue.
"Jadi saat ini sedih belum ada kajian secara ilmiah yang terbukti bahwa jus jambu itu menaikkan trombosit," ujar Mulya Rahma, dikutip Jumat (6/6).
Ia menjelaskan bahwa, jika jus jambu sudah terbukti secara ilmiah menaikkan trombosit, terapi dengue sudah sejak lama akan menggunakan jus ini.
"Tapi, saat ini sih tetap tidak terbukti, jadi buah apapun boleh silakan yang dia suka ya," tambah dia.
Asupan cairan juga tidak kalah penting, orangtua dapat memberikan minuman yang disukai anak misalnya jus buah, dan air putih. Hal ini sebagai langkah agar cairan tetap masuk ke tubuh anak.
Namun demikian, kata dia, bila anak tidak menyukai jus buah, orangtua sebaiknya tidak memaksakan meminum jus buah tertentu misalnya jus jambu yang kadang dipercayai bagus untuk pasien dengue.
Bila dipaksakan, anak bisa saja muntah-muntah, maka hal ini bisa menyebabkan cairan elektrolit tubuh semakin berkurang.
Sementara terkait dengue, bila anak mengalami demam selama dua hingga tiga hari sebaiknya melakukan konsultasi dengan dokter.
"Yang paling bisa sampai mengalami syok hipovolemik sampai meninggal adalah virus dengue ini yang kalau infeksi dalam waktu satu minggu ini bisa kadang-kadang (ditandai) pasien datang pada demam dua sampai tiga hari tidak membaik," katanya.
Menurutnya, demam pada hari ketiga bisa menjadi tanda peringatan, sehingga bila anak dibawa konsultasi, dokter akan melakukan beberapa pemeriksaan termasuk pemeriksaan laboratorium hingga foto paru atau dengan USG.
Jika diketahui anak terkonfirmasi terjangkit virus dengue hingga dirawat, dia menyarankan agar pasien anak tetap terhidrasi.
Sebab bila anak dengan dengue dan dehidrasi, biasanya akan mengalami beberapa penurunan seperti aktivitas gerak berkurang, lemas, lebih banyak tidur atau mengantuk. Pasalnya, gangguan ini berdampak pada sirkulasi darah ke otak dan ginjal berkurang, bahkan kejang juga dapat terjadi.
"Kadang-kadang memang anak bisa kejang karena demam, jadi dikira kejang karena yang lain," katanya.
Jika kondisi muka pasien berwarna merah atau flushing, demam tinggi, dan diberi penurun demam namun demam tak kunjung hilang, orangtua
dapat mengompres anak dengan air hangat di bagian lipatan ketiak atau pembuluh darah besar lainnya bukan di jidat.
"Ibunya kompres 10-15 menit saja dengan air hangat. Itu cepat sekali turun ya. Kompres lagi ya kadang bisa sambil duduk kalau anak sudah besar sekitar dua hingga 3 tahun," katanya.
Upaya ini tidak hanya menurunkan suhu anak namun juga untuk mencegah kejang yang disebabkan oleh demam.
Pemberian cairan sesering mungkin mampu mencegah syok hipovolemik pada pasien karena dianggap sebagai fase kritis. (Ant/Z-1)
Jambu biji kaya vitamin C, quercetin, dan trombinol yang membantu meningkatkan trombosit dan mempercepat pemulihan pasien demam berdarah (DBD).
Bila anak tak menyukai jus buah, orang tua sebaiknya tidak memaksakan meminum jus buah tertentu misalnya jus jambu yang kadang dipercayai bagus untuk pasien dengue.
Pada Januari dilaporkan terjadi 54 kasus DBD. Jumlahnya turun signifikan dibandingkan periode yang sama pada 2025.
Dinas Kesehatan Garut masih melakukan edukasi kepada masyarakat supaya kasus DBD dapat ditekan dan menceggah ada korban jiwa.
Data menunjukkan bahwa kelompok umur 15-44 tahun menyumbang 42% dari total kasus dengue, sementara 41% kematian justru ditemukan pada anak-anak usia 5-14 tahun.
Case fatality rate (CFR) atau jumlah angka kematian karena demam berdarah dengue (DBD) menurun signifikan dari 2021 di kisaran 0,9%, menjadi 0,4% pada 2025.
Kawasan Asia Tenggara telah lama menjadi episentrum global penularan dengue. Berdasarkan data terbaru, hampir 400.000 kasus dilaporkan di wilayah ini sepanjang 2025.
Indonesia mencatatkan capaian signifikan dalam upaya pencegahan angka kematian dari kasus demam berdarah (DBD).
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved