Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
DEPUTI Bidang Sistem dan Tatakelola Program Makan Bergizi Gratis (MBG), Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan mengatakan dengan program MBG membuka banyak peluang lapangan kerja.
Ia mencontohkan, saat ini jumlah unit pelayanan MBG tersebar di seluruh Indonesia ditargetkan mencapai 30.000. Dalam, satu lokasi unit pelayanan MBG butuh 3 sarjana S1 dibidang akuntansi, ahli gizi dan kepala unit.
"Selain kepala unit, kemudian ada lagi ahli gizi, dia pasti didampingi ahli gizi, harus sarjana juga. Dia diusia kira-kira 22-30 tahunlah yang kita cari. Plus satu lagi nanti itu akuntan lulusan akutansi per satu satuan pelayananan," jelasnya di acara diskusi bertajuk 'Ada Apa Dengan Prabowo?' di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (10/5). "Jadi (total) 90.000 lapangan pekerjaan terbuka buat sarjana-sarjana kita yang fresh graduate satu (S1)," imbuhnya.
Selain itu, dampak lainnya dengan MBG ini, para pelaku usaha di daerah juga akan lebih giat dalam mengembangkan usaha tani mereka. "Karena yang tadi, membuka lapangan pekerjaan, membuka peluang untuk membeli bahan pertanian di desa-desa," beber Tigor.
Makanan untuk Cegah Rakyat Marah
Dalam diskusi itu Tigor juga menyinggung tentang kaitan kelaparan atau kekurangan makan dengan kekacauan negara. Kondisi rakyat yang lapar dinilai rentan dengan kekacauan.
Sebab itu, terpenuhinya pangan sama pentingnya dengan ketahanan energi. Meniru perkataan Presiden, Tigor mengungkapkan bahwa negara dituntut harus mampu mempertahankan diri dari ancaman kelaparan terutama terhadap anak-anaknya.
"Karena beliau (Presiden Prabowo) bilang, negara yang lapar, negara yang gak kuat secara makanan, dia akan lemah. Dan itu terjadi di Afrika Bapak-Ibu. Afrika itu menjadi negara yang sangat rentan dengan pertempuran, peperangan, antarsuku," jelasnya. "Karena rasa lapar, rasa lapar itu me-trigger kemarahan. Hungry people is angry people. Rakyat yang lapar itu rakyat yang marah, dipenuhi dengan kemarahan," pungkasnya. (M-1)
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 47 SPPG hingga hari ke-9 Ramadan 2026. Temuan: roti berjamur hingga telur busuk di menu Makan Bergizi Gratis.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan informasi pembukaan PPPK Tahap 3 adalah hoaks. Simak klarifikasi resmi dan cara cek pendaftaran asli di sini.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
MBG juga menjadi motor ekonomi kerakyatan melalui kepastian pasar bagi UMKM dan dapur mitra, penyerapan produk lokal, serta penciptaan lapangan kerja baru di daerah.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Pernyataan Dadan itu menjawab adanya narasi yang menyebut anggaran besar MBG berasal dari pos pendidikan, pos kesehatan dan pos bantuan pemerintag di lembaga kementrian lain.
Tindakan itu dilakukan Badan Gizi Nasional (BGN) sebagai langkah evaluasi menyusul ditemukannya kasus-kasus menonjol.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Hasil penelitian Research Institute of Socio-Economic Development (RISED) menunjukkan, mayoritas orang tua merasakan adanya perbaikan pola konsumsi anak setelah adanya program MBG.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved