Headline
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
PERADABAN tidak pernah tumbuh di ruang hampa. Ia dibangun oleh gagasan, dirawat oleh nilai, dan dijaga oleh nalar.
Kumpulan Berita DPR RI
Kantor Komunikasi Kepresidenan, Hasan Nasbi mengatakan pengobatan Tuberkulosis (Tb) butuh konsistensi dalam pengobatan antara 3 sampai 6 bulan dengan mengonsumsi obat secara teratur. Oleh karena itu butuh kerja sama dari pemerintah pusat hingga lingkungan sekitar untuk menemani penderita Tb sembuh dari penyakitnya.
"Butuh konsistensi kalau sendirian biasanya konsumsi obat putus tengah jalan. Jadi butuh support dari keluarga, komunitas, dan dari pemerintah juga untuk memastikan bahwa ini berobat sampai selesai," kata Hasan di Jakarta Timur, Jumat (9/5).
Jika tidak ada konsistensi maka penderita Tb bisa berhenti mengonsumsi obat di tengah jalan yang menyebabkan menjadi resisten terhadap obat.
"Butuh endurance dan kesabaran yang cukup panjang. Makanya sekarang itu penting itu dukungan masyarakat. Kemudian dukungan RW, kalau ada warga yang terkena Tb jangan biarkan dia sendirian karena bila 2 bulan merasa enak dan berhenti minum obat, jadi nggak sembuh," katanya.
"Jadi butuh tetangga-tetangga juga aware kalau ada tetangganya yang kena Tb. Pemerintah sekarang dari pemerintah Tapi butuh juga dukungan dari warga," sambungnya.
Tes Tb juga bisa dilkukan pada program Cek Kesehatan Gratis (CKG). Hasan menyebut data terakhir sudah lebih dari 4 juta orang melakukan CKG.
"Cek kesehatan gratis bisa screening juga ditemukan juga orang-orang yang misalnya terinfeksi Tb. Ini kan bagus screening yang sebanyak mungkin orang. Jadi ini kan bagus juga membantu," pungkasnya. (H-1)
SAAT ini, di Indonesia terdapat sekitar 90 juta anak yang berumur 0-18 tahun, yang berarti hampir 30% dari jumlah penduduk negeri ini yang berjumlah sekitar 280 juta jiwa.
Selain daya tahannya yang tinggi, karakteristik biologis bakteri ini juga menjadi tantangan dalam proses diagnosis.
TB disebabkan oleh bakteri Mycobacterium tuberculosis. Meski terutama menyerang paru-paru, bakteri ini juga dapat menginfeksi organ lain.
Tuberkulosis masih menjadi salah satu tantangan kesehatan global terbesar. Delapan negara, termasuk Indonesia, menyumbang sekitar 68% dari total kasus TB di dunia.
TUBERKULOSIS (TB) tanpa gejala (asymptomatic tuberculosis) menjadi penyakit yang harus diwaspadai masyarakat karena tetap bisa menyebabkan penularan.
KEPALA Biro Komunikasi dan Persidangan Kemenko PMK, Budi Prasetyo, mengatakan pemerintah berencana pola penanganan tuberkulosis (Tb)) akan dilakukan secara terpadu seperti covid-19.
Majelis Kesehatan (Makes) PP Aisyiyah bersama Yayasan Abhipraya Insan Cendekia Indonesia (YAICI), kembali merancang program deteksi, edukasi, dan pendampingan gizi balita wasting
Vaksin Tb saat ini digunakan yakni BCG ditemukan 1921 atau 104 tahun yang lalu, jadi tentu seharusnya sudah sangat pantas sekarang dibuat vaksin baru.
Penemuan kasus Tb secara aktif bertujuan untuk menemukan terduga Tb di populasi berisiko dan mendeteksi Tb lebih dini guna mengurangi keterlambatan diagnosis.
Untuk mendukung keberlanjutan program pengendalian TB, Betty mengharapkan adanya dukungan kebijakan, regulasi, dan pendanaan yang lebih baik.
Diketahui Indonesia saat ini menempati peringkat kedua kasus tuberkulosis di dunia setelah India, dengan jumlah kasus sekitar 1.060.000 dan 130.000 orang meninggal dunia.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved