Headline
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Bukan saat yang tepat menaikkan iuran JKN ketika kondisi ekonomi masyarakat masih hadapi tekanan.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) mencatat sejumlah masalah masih meliputi program makan bergizi gratis (MBG). Wakil Ketua KPAI Jasra Putra menyampaikan, dalam kurun waktu 3 bulan, sedikitnya 320 siswa diduga keracunan makanan dari paket MBG.
Sejumlah daerah yang mendapati kasus keracunan itu, kata Jasra, di antaranya Cianjur, Jawa Barat, lalu Sukoharjo, Batang, dan Semarang di Jawa Tengah. Kemudian Pandeglang Banten, Empat Lawang Sumatera Selatan, Kupang dan Sumba Timur di NTT, Bombana Sulawesi Tenggara, dan Nunukan Kalimantan Utara.
Angka keracunan itu, kata Jasra, sekitar 0,0156% kasus jika dibandingkan dengan penerima manfaat program MBG yang sudah mencapai 2,05 juta anak per Maret 2025. Mengacu pada standar WHO, tingkat toleransi keracunan makanan dalam program makan bersama sebesar 0,1%-0,5%.
Sejak MBG dilaksanakan 6 Januari 2025, pihaknya telah mengunjungi pelaksanaan di beberapa daerah, antara lain Jakarta, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Barat.
"Tapi tentu angka ini menjadi tidak menjadi acuan karena kita inginnya zero accident. Kita tahu pasca-kejadian ada anak yang cemas, ibu yang khawatir, dan pertaruhan kepercayaan publik terhadap program ini," kata Jasra dalam keterangan yang diterima Media Indonesia, Jumat (2/5).
Aspek Positif
Di sisi lain, Jasra beranggapan bahwa aspek positif MBG lebih besar. Apalagi saat ini berbagai industri makanan dan minuman yang mempengaruhi kesehatan anak, termasuk konsumsi industri candu, merebak di masyarakat.
"Bagi KPAI program MBG adalah solusi terbaik agar anak berbudaya, tereduksi, dengan makan dan minum yang mengandung gizi seimbang. Tidak mudah anak memilih makanan, minuman dan jajanan yang bisa dikonsumsi ideal, memenuhi gizi seimbang, fresh, aman, nyaman, halal, dan menyehatkan," katanya. (H-4)
Seorang anak berinisial YBS yang baru menginjak 10 tahun di Nusa Tenggara Timur (NTT) memilih mengakhiri hidupnya karena tidak mampu membeli buku dan pena untuk perlengkapan sekolah.
KPAI mendorong penerapan tiga pilar utama dalam pemulihan trauma anak di wilayah terdampak bencana. Pilar pertama adalah trauma healing berbasis resiliensi ekologis (eco-healing).
KONTEN bertajuk 'Sewa Pacar 1 Jam' buatan konten kreator berinisial SL, warga Kecamatan Ciawi, Kabupaten Tasikmalaya, berbuntut panjang.
Kasus pengeroyokan terhadap Agus Saputra, guru SMK Negeri 3 Tanjung Jabung Timur, oleh sejumlah siswa yang berujung laporan ke Polda Jambi mendapat perhatian dari KPAI.
Program ini dinilai strategis, namun membutuhkan penguatan tata kelola dan keamanan pangan.
KPAI juga menyoroti tingginya risiko kecelakaan lalu lintas selama periode libur panjang.
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional 47 SPPG hingga hari ke-9 Ramadan 2026. Temuan: roti berjamur hingga telur busuk di menu Makan Bergizi Gratis.
Badan Gizi Nasional (BGN) meluruskan informasi yang beredar terkait besaran alokasi anggaran dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Badan Gizi Nasional (BGN) tegaskan informasi pembukaan PPPK Tahap 3 adalah hoaks. Simak klarifikasi resmi dan cara cek pendaftaran asli di sini.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
MBG juga menjadi motor ekonomi kerakyatan melalui kepastian pasar bagi UMKM dan dapur mitra, penyerapan produk lokal, serta penciptaan lapangan kerja baru di daerah.
PROGRAM Makan Bergizi Gratis (MBG) tak hanya berdampak pada asupan gizi siswa, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga di sekitar lokasi pelaksanaan.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved