Headline
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.
Kumpulan Berita DPR RI
BADAN Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Nabire, Papua Tengah, bergerak cepat menelusuri dugaan keracunan makanan yang menimpa tujuh penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). Para korban yang terdiri dari tiga guru dan empat siswa tersebut dilaporkan mengalami gejala gangguan pencernaan serius.
Koordinator Wilayah BGN Nabire, Marsel Asyerem, mengungkapkan bahwa ketujuh korban berasal dari tiga sekolah berbeda, yakni TK Gracia, SMP Negeri 7, dan SD Inpres Waharia.
Ketiganya merupakan sekolah yang mendapat suplai makanan dari dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Lani.
Para pasien dilaporkan mengalami gejala serupa berupa diare, muntah, dan pusing sejak Rabu (11/3). Namun, laporan resmi baru diterima BGN pada Jumat (13/3).
Berdasarkan pemeriksaan medis awal, tim dokter menemukan indikasi keberadaan bakteri yang menyerang sistem imun pasien.
Meski demikian, penyebab pasti belum bisa disimpulkan. Marsel menegaskan perlunya uji laboratorium terhadap sampel muntahan pasien. Kendalanya, fasilitas laboratorium di Nabire belum memadai sehingga sampel harus diterbangkan ke Jayapura guna mendapatkan hasil yang akurat.
Dalam investigasi awal, terungkap adanya indikasi pelanggaran prosedur konsumsi. Dari tujuh korban, tiga di antaranya mengonsumsi makanan MBG di rumah setelah dibawa pulang.
Padahal, sesuai standar operasional prosedur (SOP), makanan basah dalam program ini wajib dikonsumsi langsung di sekolah.
Langkah ini bertujuan untuk menghindari risiko makanan basi atau terkontaminasi zat berbahaya saat dalam perjalanan atau disimpan terlalu lama di luar suhu ruangan yang dianjurkan.
BGN telah melaporkan insiden ini ke tingkat pusat dan menginstruksikan audit total terhadap dapur SPPG Lani yang melayani 1.892 penerima manfaat di 17 sekolah. Seluruh dapur di wilayah Nabire kini diperintahkan untuk memperketat standar pengolahan makanan guna mencegah kejadian serupa terulang.
BGN menanggung penuh biaya perawatan para korban. Lima pasien yang sebelumnya dirawat di Klinik Rihensa dengan tagihan mencapai Rp9,84 juta kini telah dipindahkan ke Klinik Alfa Benedik Jaya untuk penanganan yang lebih optimal.
Hingga saat ini, BGN memastikan seluruh penerima manfaat yang terdampak telah mendapatkan pelayanan kesehatan terbaik dan kondisinya terus dipantau secara berkala oleh tim medis. (Z-10)
BGN meminta maaf dan menyatakan bertanggung jawab terkait peristiwa keracunan menu pada program makan bergizi gratis atau MBG di Jaktim
BGN minta maaf atas insiden MBG di Jakarta Timur, tanggung biaya korban dan suspend SPPG Pondok Kelapa usai 60 orang terdampak makanan.
Badan Gizi Nasional (BGN) resmi menghentikan operasional SPPG Pondok Kelapa usai 72 siswa diduga keracunan Makan Bergizi Gratis. Standar dapur dan IPAL jadi sorotan.
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional SPPG Pondok Kelapa usai 60 siswa keracunan Makan Bergizi Gratis. BGN tanggung biaya medis dan evaluasi standar dapur.
BGN menghentikan sementara 1.256 SPPG di Indonesia Timur mulai 1 April 2026 karena belum memiliki SLHS dan IPAL. Ini alasannya.
Kepala BGN Dadan Hindayana, mengatakan sudah menegur pria yang berjoget di sebuah SPPG sembari menunjukkan insentif sebesar Rp6 juta. Ia minta pria yang viral itu minta maaf ke publik
Badan Gizi Nasional (BGN) menghentikan operasional SPPG Pondok Kelapa usai 60 siswa keracunan Makan Bergizi Gratis. BGN tanggung biaya medis dan evaluasi standar dapur.
Skema insentif dalam Program MBG tidak hanya memberikan perlindungan finansial bagi mitra SPPG, tetapi juga disertai mekanisme kontrol ketat. Berlaku no service, no pay.
Harga minyak dunia melonjak dan rupiah melemah menekan APBN 2026. Ekonom ingatkan disiplin fiskal penting untuk cegah defisit hingga 6% dan jaga stabilitas ekonomi.
Airlangga mengajak seluruh lapisan masyarakat dan sektor swasta untuk berperan aktif dalam mendukung efisiensi ini.
PEMERINTAH melalui Badan Gizi Nasional (BGN) berencana membagikan program Makan Bergizi Gratis (MBG) kepada pelajar di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) enam hari dalam sepekan.
Pemerintah berencana mengurangi hari operasional program Makan Bergizi Gratis menjadi lima hari. Menkeu Purbaya memastikan efisiensi tanpa mengurangi kualitas.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved