Headline

Penghematan dari WFH bergantung pada asumsi yang belum tentu terjadi.

BGN Minta Maaf Buntut 72 Siswa Keracunan di Jaktim, SPPG Pondok Kelapa Di-suspend

Media Indonesia
04/4/2026 20:40
BGN Minta Maaf Buntut 72 Siswa Keracunan di Jaktim, SPPG Pondok Kelapa Di-suspend
Wakil Kepala BGN Naniek S. Deyang (kanan)( ANTARA FOTO/Reno Esnir/sgd/nz)

BADAN Gizi Nasional (BGN) meminta maaf dan menyatakan bertanggung jawab terkait peristiwa keracunan menu pada program makan bergizi gratis atau MBG di Jakarta Timur (Jaktim). BGN juga akan menanggung biaya perawatan rumah sakit korban keracunan MBG di Jaktim.

"Kami menyampaikan permohonan maaf atas kejadian ini. BGN juga akan bertanggung jawab terhadap seluruh biaya pengobatan di rumah sakit," kata Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang di Jakarta, Sabtu (4/4).

Naniek menyebut telah menindak satuan pelayanan pemenuhan gizi atau SPPG Pondok Kelapa. 

"Kami suspend untuk waktu yang tidak terbatas karena kondisi dapur, termasuk tata letak dan IPAL (instalasi pengolahan air limbah) masih belum memenuhi standar," ungkap Nanik.

Sementara itu, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengatakan ada biaya perawatan yang tidak ditanggung oleh BPJS Kesehatan, BGN menyatakan akan bertanggung jawab.

Adapun bagi korban yang sudah terdaftar BPJS Kesehatan maka sepenuhnya akan dibantu hingga pulih.

"Penanganan dan koordinasi yang cepat antara BGN, Pemerintah DKI Jakarta dan juga dengan Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan dan tentunya beberapa rumah sakit," ucap Pranomo.
    
Sebanyak135 siswa dan guru diduga mengalami keracunan setelah mengonsumsi makanan dari program MBG di kawasan Pondok Kelapa, Jakarta Timur (Jaktim). Peristiwa tersebut terjadi pada Kamis (2/4) sekitar pukul 11.00 WIB, setelah waktu pembagian makanan untuk para murid. Adapun menu MBG yang dibagikan yakni spageti. (Ant/H-4)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Indriyani Astuti
Berita Lainnya