Headline
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Pelanggaran terhadap pembatasan operasional truk memperparah kemacetan.
Kumpulan Berita DPR RI
PENANAMAN nilai-nilai luhur bangsa sejak dini merupakan bagian dari pembentukan karakter anak bangsa. Peran guru PAUD sangat penting dalam proses tersebut.
"Peran serta aktif para guru PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini) sangat dibutuhkan dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan sejak dini kepada setiap anak bangsa," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam acara Sosialisasi Empat Konsensus Kebangsaan MPR RI di depan para anggota Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) Kabupaten Jepara, di Jepara, Jawa Tengah, Selasa (22/4) sore.
Menurut Lestari, modernisasi yang mendorong pertumbuhan teknologi yang semakin pesat mempermudah masuknya nilai-nilai baru ke setiap lapisan masyarakat.
Nilai-nilai tersebut, ujar Rerie, sapaan akrab Lestari, pada umumnya bertentangan dengan nilai-nilai yang dimiliki dan dipahami bangsa Indonesia sejak dahulu.
Dampak dari pemahaman terhadap nilai-nilai baru itu, tegas Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI dari Dapil II Jawa Tengah, menimbulkan tantangan yang semakin beragam dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.
Kondisi tersebut, jelas Rerie, membutuhkan karakter anak bangsa yang kuat dan memahami nilai-nilai luhur warisan para pendahulu bangsa.
Karenanya, menurut Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu, berbagai upaya untuk mendorong peningkatan peran dan kemampuan para guru PAUD Indonesia dalam membangun karakter anak bangsa sejak dini, harus segera dilakukan.
Rerie sangat berharap nilai-nilai yang terkandung dalam empat konsensus kebangsaan seperti Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia, dapat mendasari pembentukan karakter setiap anak bangsa.
Rerie mendorong para pemangku kepentingan di tingkat pusat dan daerah mampu memaksimalkan potensi yang dimiliki para tenaga pendidik dan masyarakat untuk berperan aktif menanamkan nilai-nilai luhur kepada setiap warga negara sejak dini. (*/I-2)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyoroti rendahnya Indeks Pembangunan Literasi Masyarakat (IPLM) Indonesia yang mengancam daya saing bangsa.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat mendorong peningkatan keterampilan guru untuk mendukung pendidikan inklusif di Indonesia, memastikan layanan pendidikan berkualitas bagi semua anak.
Forum Denpasar soroti eskalasi konflik Iran-AS pasca-serangan yang menewaskan pemimpin tertinggi Iran. Simak dampak ekonomi global, ancaman Selat Hormuz, dan langkah antisipasi Indonesia.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan kasus bunuh diri anak bukan sekadar isu kesehatan mental.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyoroti beban biaya visum bagi korban kekerasan akibat aturan baru BPJS Kesehatan. Ia mendesak kemudahan akses keadilan.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
Orangtua diimbau untuk tidak membawa anak ke tempat yang terlalu padat guna meminimalisir risiko infeksi.
Kunci utama keberhasilan aturan pembatasan gawai bukan hanya pada larangan, melainkan pada keteladanan orangtua sebagai role model.
Keistimewaan yang didapat oleh anak sulung perempuan sering kali muncul dalam bentuk pemberian otonomi yang lebih besar.
Orangtua didorong untuk menciptakan proyek sederhana di rumah, seperti membuat karya tulis atau pengamatan alam di sekitar rumah untuk memicu rasa ingin tahu.
Salah satu indikator utama seorang anak telah mencapai tahap adiksi adalah kehilangan kontrol diri yang akut.
Kunci pembeda utama antara stunting dan stunted terletak pada penyebab dan asupan nutrisi sang anak.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved