Headline
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
SERANGAN brutal dan mematikan dari Israel-Amerika Serikat (AS) ke Iran pada Sabtu (28/2) lalu membuat dunia terhenyak.
Kumpulan Berita DPR RI
DORONG kesinambungan sektor pendidikan dan dunia usaha untuk menjawab tantangan sosial dan sektor ekonomi yang meningkat dalam proses pembangunan.
"Meningkatnya tantangan sosial dan ekonomi yang terjadi saat ini harus segera direspons dengan penyiapan sumber daya manusia (SDM) yang benar-benar bisa memenuhi kebutuhan pasar tenaga terampil yang dibutuhkan dunia usaha saat ini dan masa datang," kata Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat dalam keterangan tertulisnya, Selasa (10/2).
Laporan World Economic Forum (WEF) bertajuk The Global Risks Report 2026 menyebutkan, pada 2026-2028, Indonesia akan dihadapkan pada sejumlah permasalahan utama.
Antara lain, kurangnya kesempatan kerja atau pengangguran di usia muda, meningkatnya permasalahan layanan publik, perlindungan sosial yang tidak memadai antara lain di sektor pendidikan dan infrastruktur, serta kemerosotan ekonomi.
Sementara itu, data BPS per November 2025 mencatat jumlah angkatan kerja Indonesia mencapai 155,27 juta orang, dengan 147,91 juta di antaranya bekerja dan 7,35 juta menganggur.
Menurut Lestari, sejumlah catatan tersebut harus menjadi perhatian bersama para pemangku kebijakan dan masyarakat sehingga langkah-langkah yang dilakukan benar-benar menghadirkan solusi dari permasalahan yang ada saat ini.
Rerie, sapaan akrab Lestari, berpendapat bahwa di tengah perkembangan teknologi yang cepat saat ini dunia usaha membutuhkan tenaga terampil yang mampu beradaptasi secara baik dengan perubahan itu.
Rerie yang juga anggota Komisi X DPR RI mendorong agar institusi pendidikan sejak dini mampu mempersiapkan peserta didik dengan kemampuan beradaptasi dan keterampilan khusus yang dibutuhkan masyarakat
Selain itu, tambah Rerie, komitmen pemerintah pusat dan daerah sangat penting dalam upaya mewujudkan keterhubungan yang berkelanjutan antara sektor pendidikan dan dunia usaha.
Anggota Majelis Tinggi Partai NasDem itu berpendapat, link and match antara SDM yang dihasilkan proses pendidikan dan kebutuhan dunia usaha harus mampu diwujudkan untuk menjawab tantangan di sektor sosial dan ekonomi yang semakin besar saat ini.
Rerie sangat berharap, semua pihak terkait dapat bergerak bersama untuk mewujudkan SDM nasional yang berdaya saing dan mampu menjawab berbagai tantangan dalam proses pembangunan, demi mewujudkan kesejahteraan yang merata bagi setiap anak bangsa. (*/I-2)
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menegaskan kasus bunuh diri anak bukan sekadar isu kesehatan mental.
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyoroti beban biaya visum bagi korban kekerasan akibat aturan baru BPJS Kesehatan. Ia mendesak kemudahan akses keadilan.
PENINGKATAN keamanan pangan membutuhkan kebijakan yang tepat demi mewujudkan kesehatan dan kualitas sumber daya manusia (SDM) yang lebih baik di masa depan.
KEWASPADAAN terhadap ancaman gangguan kesehatan mental anak dan remaja harus ditingkatkan dan menjadi kepedulian bersama untuk segera diatasi.
BANGUN kewaspadaan masyarakat untuk mengantisipasi ancaman penyebaran virus Nipah di tanah air.
Interaksi lintas budaya serta kesempatan membangun global networking diharapkan dapat memperluas wawasan sekaligus memperkuat kesiapan mereka dalam memulai karier profesional.
Di tengah derasnya arus teknologi, perhatian pada tulisan tangan terasa seperti langkah mundu
Bangsa kita telah mengalami sejarah panjang bagaimana memosisikan ujian sebagai bagian dari evaluasi hasil belajar di tingkat pendidikan dasar dan menengah.
Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menegaskan bahwa program Makan Bergizi Gratis (MBG) tidak memangkas anggaran pendidikan sebagaimana narasi yang beredar di publik.
Teddy menjelaskan bahwa program MBG justru dirancang untuk memperkuat kualitas sumber daya manusia (SDM) sejak dini, mulai dari jenjang PAUD hingga SMA.
Kepala BPIP Yudian Wahyudi menegaskan bahwa pendidikan Pancasila harus menjadi arus utama dalam pembentukan karakter generasi muda
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved