Headline
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Ekonomi RI tumbuh 5,39% pada triwulan IV 2025 dan tumbuh 5,11% secara kumulatif 2025.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua MPR RI dari Partai Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas) menegaskan bahwa Fraksi Partai Demokrat mendukung segala langkah dan upaya agar masyarakat indonesia lebih sehat dan memiliki literasi kesehatan yang baik. Salah satunya, program makan bergizi gratis yang harus berkualitas dan tepat sasaran.
Hal tersebut disampaikan Ibas dalam Diskusi Kebangsaan dengan topik Mencetak Generasi Hebat, Membangun Indonesia Sehat, di Jakarta, Jumat (7/3). “Kami Fraksi Partai Demokrat dan teman-teman di Komisi IX sungguh ‘concern’ (memberi perhatian) dan mendukung agar masyarakat di Indonesia lebih sehat dan cukup literasi kesehatannya,” katanya.
Menurut dia, program makan bergizi gratis harus berjalan dengan baik, tepat sasaran dan berkualitas. Ibas menyampaikan bahwa anggaran pemerintah untuk program tersebut sangatlah besar namun akan juga memberikan dampak besar. “Stimulus pemerintah yang menjangkau 3 juta penerima manfaat dengan target hingga 82,9 juta orang hingga September 2025 dengan anggaran 171 T,” terangnya.
Sehingga Ibas mendorong, agar para dokter, para ahli, para influencer dapat aktif terus mengawal program makan bergizi gratis ini. Dia berharap, dokter-dokter muda, para influencer kesehatan dan atau yang tergabung dalam ekosistem kesehatan ini bisa ikut mengawasi dan memberikan masukan agar validasi data penerima sesuai.
"Agar kualitas sesuai, agar anggaran sesuai dan agar distribusi tepat sasaran, sesuai edukasi pentingnya gizi seimbang.” ungkapnya.
Lebih lanjut, menurut Ibas, kunci keberlanjutan di sektor kesehatan adalah pendidikan. Ibas juga menyebutkan beberapa hal yang perlu menjadi perhatian bersama, mulai dari aspek peningkatan pengawasan dan penindakan, aspek perlindungan konsumen, regulasi dan penegakan hukum dunia kesehatan dan gizi, pemberian edukasi dan pelatihan dalam memilih produk, mematuhi protokol penggunaan bahan-bahan sesuai, hingga menjaga komitmen dan sumpah kedokteran.
Senada dengan Ibas, Putri MJ, salah satu peserta, seorang konten kreator ahli gizi menyampaikan harapannya agar program perbaikan gizi dilengkapi secara konstruktif. “Program-program yang bertujuan memperbaiki gizi masyarakat, kami harap dapat dilengkapi dengan edukasi, konstruktif, jelas, dan berkelanjutan. Sehingga masyarakat merasa berpartisipasi pada kesehatan Indonesia,” ungkapnya.
Akhirnya Ibas mengajak seluruh pihak untuk bekerja sama, demi menggapai masa depan yang lebih baik. Acara ini dihadari oleh beberapa tokoh, dokter, hingga influencer. Di antaranya Devina Hermawan, Chef Peduli Gizi Anak sekaligus MasterChef Indonesia Season 5; Denis Guido Penggiat Pangan dan Konten Edukasi; Muhammad Syibbli Psikolog Figure; dr. Aini Penggiat Kesehatan dan Konselor Laktasi, dan masih banyak lagi.
Hadir pula Anggota FPD DPR RI, Rizki Natakusumah, Hillary Brigitta, dr. Cellica Nurrachadiana, Lucy Kurniasari, Tutik Kusuma Wardhani, dan Fathi. (YKB)
Merujuk pada pembahasan di Sidang Paripurna DPR RI baru-baru ini, Ibas menegaskan bahwa Polri harus terus bertransformasi menjadi lembaga yang profesional dan humanis.
Negara wajib hadir untuk menjamin pelayanan kesehatan dan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat tanpa terkecuali.
Negara harus hadir di tingkat pusat, provinsi, hingga kabupaten untuk menghadirkan masyarakat yang lebih sejahtera, maju, dan bahagia.
Negara yang ekonominya kuat, kata dia, akan mampu menghadirkan lebih banyak program pembangunan, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Ibas juga menekankan pentingnya akses pendidikan yang inklusif. Ia memastikan Fraksi Partai Demokrat akan terus memperjuangkan beasiswa.
Ibas menekankan bahwa pihaknya terus mengawal pemerintah pusat dan daerah agar menghadirkan kebijakan yang memajukan ekonomi rakyat.
WAKIL Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) bidang Komunikasi Publik dan Investigasi, Nanik Sudaryati Deyang menyerukan agar mitra tidak lepas tanggung jawab terhadap pelaksanaan dapur SPPG
MoU ini fokus pada dua sektor utama. Yakni energi hijau dan ketahanan pangan.
UNICEF memberikan apresiasi tinggi atas komitmen kepemimpinan Indonesia dalam membangun kualitas generasi masa depan melalui penguatan gizi ibu dan anak.
Tidak semua rumah akan diganti atapnya, karena program ini hanya menyasar rumah-rumah yang masih menggunakan atap seng untuk kemudian diganti dengan genteng berbahan batuan.
KEMENTERIAN Perindustrian (Kemenperin) memastikan kesiapan industri pengolahan susu nasional dalam mendukung pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG).
Wakil Kepala BGN Nanik Sudaryati Deyang meminta SPPG membuat perjanjian tertulis dengan sekolah penerima manfaat terkait batas waktu konsumsi Makan Bergizi Gratis.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved